PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Pengajuan atas penambahan Tempat Pemungutan Suara (TPS) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu ke KPU Pusat, dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020 ditengah pandemi Covid-19. Penambahan tersebut guna pencegahan penularan Covid-19.

Di Provinsi Bengkulu penambahan TPS dalam mencegah penularan Covid-19 di kabupaten dan Kota lebih dari 300 TPS, yang mana sebelumnya jumlah keseluruhan 4.037 TPS.

Penambahan sejumlah TPS tersebut disetiap daerah Kabupaten dan Kota di Provinsi Bengkulu dibenarkan oleh Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra, S.Ag,MM, ia menuturkan penambahan tersebut bahwa ada aturan baru yang membatasi jumlah pemilihan di setiap TPS.

“Ia, betul bahwa akan ada penambahan TPS karena adanya aturan baru yg membatasi jumlah pemilih per TPS maksimal 500 orang, yang sebelumnya maksimal 800 orang. Terkait berapa jumlah penambahannya, saat ini masih dalam proses coklit dan masih menunggu penetapannya oleh KPU kabupaten/Kota.” ungkapnya pada Jumat (24/7/2020).

Lalu, kata Irwan, estimasi dari KPU saat ini dari hasil pencermatan dari jumlah akan adanya penambahan TPS di kabupaten dan kota di provinsi Bengkulu sudah mencapai kurang lebih 300 TPS.

“Untuk estimasi dari hasil pencermatan sementara saat ini, jumlah penambahan TPS mencapai lebih dari 300 TPS, namun kepastiannya harus menunggu penetapan terlebih dahulu” jelasnya.

Ditambahkan Irwan, penambahan TPS yang disebabkan adanya perubahan regulasi, serta penyesuaian dengan protokol kesehatan Covid-19 tersebar di 1.513 desa/kelurahan dalam 129 kecamatan di Provinsi Bengkulu.

“Utuk perkiraan pemilih A-KWK di Bengkulu sebanyak 1.462.455 orang dengan rinciannya, di Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak 209.076, Bengkulu Tengah 85.475, Mukomuko 129.803, Lebong 76.943, Kepahiang 106.989, Rejang Lebong 211.378, dan Kota Bengkulu 276.680 Pemilih dan di Kabupaten Bengkulu Selatan 122.741, Kaur 92.641, serta Seluma 150.730 pemilih.” pungkasnya. [Soprian]