PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Petugas pemutahiran data pemilih Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rejang Lebong, mulai tanggal 15 Juli akan melaksanakan tugasnya untuk pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih yang tersebar di 156 desa dan kelurahan. Untuk mengantisifasi terjadinya penularan virus Corona (Covid 19) pada saat bertugas maka seluruh petugas PPDP yakni sebanyak 575 orang akan dibekali Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, pelindung wajah atau Face Shield, sarung tangan sekali pakai, Thermo Gun dan Hand Sanitizer. Hal ini dibenarkan Seketaris KPU Rejang Lebong Martoni.

” APD tersebut akan didistribusikan pada 14 Juli nanti kepada 575 orang PPDP yang akan melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih sebanyak 211.142 pemilih sejak 15 Juli hingga 13 Agustus 2020. Jadi pada saat bekerja seluruh personil PPDP ini wajib menggunakan APD, ini sebagai antisifasi terjadinya penularan Covid 19 ini,” kata Martoni, Kamis (9/7/2020).

Ditambahkan Seketaris KPU, APD yang akan diberikan kepada seluruh petugas PPDP tersebut pendanaannya bersumber dari APBN yang dikirim oleh Pemerintah Pusat termasuk pengadaan rapid test.

“Selain dibekali dengan APD, PPDP ini juga nantinya akan menjalani Rapid Test Covid-19, yang akan digelar pada 13-14 Juli, jika ada ditemukan petugas yang reaktif maka akan diganti dengan petugas lainnya,” kata Martoni.

Untuk pendistribusian APD tersebut akan dilakukan melalui melalui PPK di 15 kecamatan, kemudian PPK mendistribusikan ke PPS di desa atau kelurahan baru kemudia, PPS mendistribusikan ke PPDP. [Julkifli Sembiring]