Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Apa kabar kawanmuda. Maha besar Allah subhanahu wa ta’ala yang kembali mempertemukan kita dicerita ini. Semoga, kita semua berada dalam keberkahan Allah.

Kali ini, Allah mempertemukan kita dalam sebuah cerita perjalanan wisata para hambanya. Seperti yang disebutkan dalam kitab hadits, sebaik-baik wisata adalah wisata di jalan Allah.

Makanya, yuk ikutan wisata.

Menanam niat untuk keluar meninggalkan kehidupan di dunia, menuju jalan Allah. Sembari berharap Allah subhanahu wa ta’ala menyucurkan berkahnya. Pasukan Jamaah Masjid Al-Manar tanpa gentar menjalani wisata di Ekslokalisasi Rt. 08 Pulau Baai Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu.

Eits, nanti dulu. Imajinasinya jangan kelewatan ya, takutnya malah offside lagi. Wisata yang dijalani pasukan Mahalah Al-Manar ini, bukan wisata biasa kawanmuda.

Wisata ini, adalah wisatanya di jalan Allah. Tujuannya, bukan hanya untuk seru-seruan semata. Tapi, sembari menunaikan pesan Nabi Muhammad shallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu untuk menjalankan dakwah.

Meskipun, situasi dan kondisi kehidupan di Bengkulu sedang dilema pandemi covid-19/corona. Tidak menjadi hambatan, bagi pasukan yang dahulunya disebut jihad para sahabatnya rasulullah.

Namun, berbeda zaman. Eits, jangan beranggapan para jamaah menganggap diri mereka sahabat Nabi ya. Zaman dahulu, para sahabat Rasulullah menyebarkan agama Islam ke seluruh alam.

Nah, para jemaah ini hanya mengingatkan tentang ajaran Islam kepada sesama umat muslim di Bumi Rafflesia.

Setelah para umat muslim pria menunaikan ibadah sholat Jumat, pada (24/7/2020). Tampak, para pasukan yang berjumlah enam belas orang mulai mempersiapkan perlengkapan.

Mulai dari pakaian menginap yang dikemas dalam tas dan ransel. Panci, nampan, spatula masak. Cangkir, teko, kompor dan gasn sekalipun tak luput dari pandangan.

Setelah semua persiapan sudah pada tempatnya, pasukan langsung mendapat pengarahan Bayan (kultum/tausiyah) dari H. Adam. Bayan yang diberikan, berisikan pengingat bahwa perjalanan yang dikorbankan dalam kehidupan, bukanlah media tempat bersenang-senang.

Melainkan, jalan kebaikan yang insya Allah direstui oleh sang khalik.

Tanpa sadar, Bayan yang berlangsung khidmat sekitar 30 menit menemui ujungnya. Lalu, Adzan Ashar-pun langsung dikumandangkan muazin.

Kemudian, para jamaah yang berangkat dari berbagai profesi menunaikan shalat berjamaah. Bersama, warga sekitar Masjid Al-manar Kelurahan Belakang Pondok.

Sesudah shalat berjamaah, bak pasukan perang yang siap mengarungi medan pertempuran. Para jamaah berkonvoi, mengendarai mobil dan motor menuju lokasi wisata.

Setelah perjalanan menghabiskan waktu sekira 45 menit, para jamaah tiba dilokasi. Ya, itu Masjid At-Taubah yang berdiri di lokalisasi Rt.08 Rw.02 Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu.

Bersambung…

Alfi