PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkulu Utara tengah menyelidiki berita provokasi yang dilakukan oleh media siber detikpro.com dan fokuswarta.com.

Kedua media tersebut dilaporkan oleh Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Utara, Febri Yurdima yang tidak terima atas terbitnya konten berita yang berisi tentang dirinya beberapa waktu lalu. Laporannya telah disampaikan ke Polres Bengkulu Utara melalui Satreskrim. Dirinya menilai pemberitaan yang dibuat merupakan fitnah, serta ujaran kebencian. Dimana isi berita tendensius dan membuat pembaca untuk membenci dirinya.

“Yang jelas isi dari konten berita yang dilaporkan itu sudah bukan lagi jenis berita, tetapi fitnah menjurus pada ujaran kebencian. Isi pemberitaannya adalah ajakan untuk membenci saya secara pribadi dan keluarga,” kata Febri, Sabtu (11/07/2020).

Dikatakan juga oleh Febri, sejak menjabat sebagai anggota DPRD Bengkulu Utara, ia tidak ada kaitan dengan perusahaan yang disebut-sebut dalam konten berita itu. Menurut Febri berita yang berisi tendensius itu salah sasaran dengan mengkait-kaitkan dengan dirinya dengan perusahaan.

“Terlebih lagi berita yang diterbitkan itu juga tanpa narasumber, jadi oknum ini hanya membuat opini,” ungkapnya.

Terpisah, Kapolres Bengkulu Utara AKBP Anton S Hartanto, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Jery A Nainggolan, SIK saat dikonfirmasi membenarkan terkait laporan tersebut. Jery mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan pemanggilan dan mengumpulkan bahan keterangan dari terlapor.

“Pemanggilan terhadap kedua terlapor sudah dilakukan dua kali, dengan status saat ini masih dalam penyelidikan,” ungkap Kasat Reskrim.

Diketahui laporan yang disampaikan terkait konten berita yang telah diterbitkan oleh media detikpro.com dengan judul “Rusak Jalan, Armada Ocbama diboikot Masyarakat”.

Serta konten berita dari media fokuswarta.com dengan judul “Rusak jalan, Masyarakat Boikot Angkutan Batu Bara Milik Dewan Febri Yurdiman”. [Sugeng]