PedomanBengkulu.com, Seluma – Pelantikan kepala urusan (Kaur) keuangan desa Talang Kabu, atas nama Rini Pustika Sari akhirnya tetap dilaksanakan oleh Kepala Desa, pada kamis (2/7/2020) kemarin. Padahal diketahui, Rini bukanlah peraih nilai tertinggi saat seleksi dilakukan oleh pemerintah desa. Peraih nilai tertinggi saat seleksi adalah Sela Antesa dengan total nilai 141, sedangkan Rini hanya 137.

Informasi tersebut diketahui berdasarkan foto dan video pelantikan yang diterima pedomanbengkulu.com dari salah satu sumber. Dalam foto dan video tersebut pelantikan dilakukan langsung oleh kades, di balai desa. Selain itu juga terdapat foto undangan menghadiri pelantikan yang ditandatangani kades.

Pelantikan tersebut juga dibenarkan oleh Camat Ilir Talo, Nopetri Elmanto, jum’at (3/7/2020).

“Ya (sudah dilantik)” singkat Nopetri saat dihubungi.

Sementara itu Sela Antesa, selaku peraih nilai tertinggi dalam seleksi mengaku heran dengan pelantikan yang sudah dilakukan kades.

“Hari rabu itu kades sudah menerbitkan undangan, dan kami tahunya dari polisi yang datang ke rumah, memberi tahu dan mengajak untuk tidak melakukan hal hal yang tidak diinginkan karena mau pelantikan” jelas Sela saat ditemui di Pemkab Seluma, jum’at (3/7/2020).

Ditambahkan Sela, dirinya sudah melaporkan pelantikan tersebut ke Bupati Seluma, untuk ditindaklanjuti.

“Sejak awal sebenarnya dinas PMD sudah meminta kades melakukan mediasi dulu, tetapi tidak dilakukan. Hari ini kami sudah melapor ke Bupati” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kades tetap meloloskan peserta yang bukan peraih nilai tertinggi. Dijelaskan Noprianto yang merupakan suami Sela, hal tersebut dilakukan karena Rini Pustika Sari memiliki hubungan keluarga dengan kades.

“Jadi setelah ada pengumuman ini, yang lulus itu masih keponakan pak Kades, jadi kami meminta keadilan ini bagaimana, yang lulus malah nilai rendah, setau kami yang lulus itu peraih nilai tertinggi” jelasnya (21/5/2020) lalu. [IT2006]