PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Tim Macan Gading Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu Polda Bengkulu bersama jajaran Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Kampung Melayu menangkap dua orang pria yang diduga telah melakukan dugaan pencurian kabel di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Sepang Kota Bengkulu pada 9 juli 2020 lalu.

Kapolres Bengkulu Polda Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak melalui Kasat Reskrim AKP Yusiady saat diwawancarai, Jumat (17/7/2020) menjelaskan, penangkapan berawal dari pihaknya yang mendapatkan informasi bahwa tersangka AP berada disalah satu tempat nongkrong yang ada di daerah Kampung Melayu Kota Bengkulu kemudian pihaknya langsung melakukan penangkapan. Dari penangkapan tersebut lalu dilakukan pengembangan dan didapat satu terduga pelaku lainnya yakni RD yang berhasil diamankan di Talang Ulu Kabupaten Bengkulu Utara. Setelah itu pihaknya melakukan pengembangan lagi dan didapatkan keterangan dari tersangka bahwa kabel yang dicuri dijual disalah satu tempat penampungan besi tua di Kampung Melayu. Disitu petugas mengamankan satu orang pengepul.

“Pengepul yang kita amankan masih kita lakukan pemeriksaan karena berdasarkan hasil pemeriksaan barang bukti hasil curian tersebut sudah bergeser (diduga sudah dijual). Kita masih kembangkan apakah pengepul ini tau status barang itu atau tidak, dan masih kita dalami,” kata Yusiady.

Yusiady menyatakan, untuk tersangka AP dan RD berperan sebagai pemotong kabel menggunakan gergaji dan menggunakan pisau karter. Keduanya merupakan mantan karyawan di PLTU Teluk Sepang tersebut.

“Berdasarkan pengakuan mereka (tersangka) sebagai pekerja penarik kabel sehingga mereka tau letak-letak barang yang akan mereka ambil tersebut. Hasil penjualan kabel itu untuk mencukupi kebutuhan tersangka berdasarkan pengakuannya dan pencurian itu sudah di rencanakan oleh keduanya,” jelas Yusiady. [Anto]