Ilustrasi, (Foto: tribunnews.com).

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Seorang pemimpin yang baik ditengah masyarakat tentu dilihat dari Kinerja Pemerintah begitu juga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dalam mengatasi masalah-masalah di tengah-tengah masyarakat. Keberhasilan ini dilihat dari cara penyelesaian masalah yang ada, tentu ini semua dilihat dari kaca mata masyarakat.

Capaian keberhasilanya Pemprov Bengkulu dalam menyelesaikan masalah baik dari harga kebutuhan pokok, pelayanan kesehatan, lapangan pekerjaan, pemerataan kesejahteraan, korupsi, listrik, air bersih, infrastruktur dan birokrasi.

Pemprov Bengkulu dalam hal ini Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, menurut hasil survei dari Lembaga survei Roda Tiga Konsultan pada pada Senin (20/7/2020) yang lalu, di Hotel Santika, menyampaikan bahwa dikepemimpinan Rohidin Mersyah adapun capaiannya sebagai berikut.

“Tingkat keberhasilan membuat harga kebutuhan pokok agar terjangkau warga pada umumnya diangka 44,32 persen, pelayanan kesehatan di Rumah Sakit/Puskesmas agar terjangkau dengan masyarakat pada umumnya diangka 58,64 persen, membuat lapangan pekerjaan 20 persen, pemerataan kesejahteraan 28,89 persen, memberantas korupsi 18,77 persen, menyediakan listrik murah 39,63 persen, air bersih 49,88 persen, memperbaiki infrastruktur 29,01 persen dan memperbaiki layanan birokrasi 36,30 persen” ungkapnya Direktur Roda Tiga Konsultan M.Taufik Arif saat persentasi penyampaian hasil survei pada (20/7/2020) di Hotel Santika dihadapan seluruh Jurnalis Bengkulu.

Sedangkan masyarakat yang menjawab sangat puas atas kinerja dibawah kepemimpinan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dalam capaian keberhasilan dan cara mengatasinya.

“Membuat harga kebutuhan pokok agar terjangkau warga pada umumnya diangka 2,84 persen, pelayanan kesehatan di Rumah Sakit/Puskesmas agar terjangkau dengan masyarakat pada umumnya diangka 2,98 persen, membuat lapangan pekerjaan 1,11 persen, pemerataan kesejahteraan 1,23 persen, memberantas korupsi 0,99 persen, menyediakan listrik murah 2,59 persen, air bersih 1,60 persen, memperbaiki infrastruktur 2,35 persen dan memperbaiki layanan birokrasi 1,98 persen” jelasnya.

Kendati demikian, sambungnya, dengan capaian-capaian atas kinerja Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah tidak menentukan bahwa ia akan disukai atau terpilih kembali di Pemilihan Gubernur (Pilgub) nantinya.

Data dari survei, kata taufik saat presentasi rilis hasil survei pada Senin (20/7/2020) di Hotel Santika, popularitas calon mulai dari kalangan suku Serawai, Rejang, Jawa, Melayu, Minang, Sunda.

“Hasil survei mengatakan popularitas tokoh Bengkulu saat ini ditiga besar sangat dikenal yang pertama Agusrin M. Najamuddin dengan persentasi 85,8 persen, Rohidin Mersyah, 79,9 persen disusun Walikota Bengkulu dua periode yaitu Helmi Hasan dengan presentasi 73,8 persen,” ungkapnya.

Taufik juga menyampaikan tidak hanya sebatas popularitas saja yang disurvei, dilima besar tokoh-tokoh di Provinsi Bengkulu, masyarakat jika diberikan pilihan suka atau tidak suka untuk Calon Gubernur (Cagub) Bengkulu makan masyarakat akan memilih.

“Agusrin M. Najamuddin yang menyukai sebanyak 59,9 persen serta yang tidak menyukai sebanyak 15,7 persen, Helmi Hasan diurut kedua yang menyukai 58,7 persen serta tidak menyukai 5,9 persen, diurut ketiga Imron Rosyadi 57,1 persen yang menyukai, yang tidak suka 4,5 persen, urut keempat Ferry Ramli 52,9 persen, sedangkan diurut kelima Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah 52,9 persen.” sampainya.

Taufik menambahkan apabila pilkada Bengkulu dilakukan pada hari ini, dengan head to head antara Rohidin Mersyah dengan Helmi Hasan maka yang jadi pemenang dan memimpin Provinsi Bengkulu adalah Helmi Hasan.

“Seandainya pilkada Bengkulu dilaksanakan pada hari ini, head to head antara Helmi Hasan dan Rohidin Mersyah maka Helmi Hasan akan mendapatkan mata pilih 23,9 persen sedangkan Rohidin Mersyah 17,1 persen” pungkasnya. [Soprian]