PedomanBengkulu.com, Seluma – Pembangunan pabrik minyak goreng milik PT. Sudevam Ultratec Green di desa Talang Beringin kecamatan Semidang Alas Maras (SAM) kabupaten Seluma, saat ini tertunda. Padahal seharusnya pada tahun ini, gedung dan peralatan operasional pabrik sudah dibangun dan mulai dioperasikan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kabupaten Seluma, Mahwan Jayadi (14/7/2020) mengatakan, pembangunan tertunda karena dampak pandemi Covid-19. Peralatan yang sedianya diberangkatkan dari India, tidak bisa dikirim.

“Mereka rencananya akan datang, namun karena Covid-19 ini mereka tidak bisa membawa alat itu, karena mereka hanya merakit alatnya di India, India masih memberlakukan lockdown ” jelas Mahwan.

India masih memberlakukan lockdown karena jumlah penderita positif Covid-19 masih tinggi, dan merupakan nomor ketiga dunia, tepat dibawah Brasi dan Amerika Serikat (AS).

Ditambahkan Mahwan, semua prosedur izin sudah dilakukan oleh pihak perusahaan. Izin tersebut meliputi dari izin lingkungan dan izin lainnya.

“Izin lokasi, kemudian izin lingkungan, juga izin mendirikan bangunan, dan juga membutuhkan dokumen UKL dan UPL” jelasnya.

Pabrik tersebut rencananya akan menjadi pabrik minyak goreng pertama di Bengkulu, dan akan menerima hasil perkebunan kelapa Sawit di Seluma. Pabrik tersebut juga direncanakan membuka lapangan kerja untuk masyarakat Seluma. [IT2006]