PedomanBengkulu.com, Seluma – Kegiatan jual beli hewan ternak sapi dan kambing, jelang perayaan hari Idul Adha 2020/1441 H masih sepi. Penjual hewan mengaku penjualan tahun ini menggalami penurunan drastis/ dari pada tahun sebelumnya.

Salah satu penjual hewan kurban di Jalan Lintas Bengkulu-Manna, kelurahan Babatan kecamatan Sukaraja, Bima menyebut, tahun ini penjualan hewan kurban miliknya menurun hingga 50 persen. Ini disebabkan pandemi global Covid-19, yang masih terus melanda.

“Untuk yang kambing baru satu ekor terjual, sapi sekitar 40 ekor yang laku. (Pandemi) sangat berpengaruh terhadap penjualan, turunnya 50 persen lebih akibat wabah ini. Biasanya setiap tahun itui bisa 100 ekor, bisa lebih” jelas Bima (19/7/2020).

Dijelaskan Bima, tahun ini ia mengurangi stok hewan kurban yang dijual, karena mengantisipasi menurunnya jual beli. Ia berharap penjualan bisa kembali meningkat mendekati hari raya Idul Adha.

“Saat ini seluruh hewan yang dijual sekitar enam puluh ekor” jelas Bima.

Adapun harga Sapi dan Kambing di peternakan dijual dengan harga bervariasi, tergantung dengan kualitas dan bobot hewan.

“Sekitar 15 sampai 16 juta untuk sapi, kalau kambing ada yang 2,5 juta atau 2,8 juta” jelasnya. [IT2006]