PedomanBengkulu.com, Kota Bengkulu – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu Anak Agung Sayang Adyana SH MH, mengatakan dalam kurun waktu Januari sampai Juni 2020, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, bidang Pidana Umum (Pidum) telah mengembalikan sebanyak 723 barang bukti kepada masyarakat korban tindak pidana.

“Barang bukti yang dikembalikan kepada masyarakat yang menjadi korban tindak pidana itu yang perkaranya sudah inkracht atau sudah berkekuatan hukum tetap,” kata Kajari, saat dikonfirmasi Senin (27/7/2020).

Kajari menuturkan, dalam pengembalian barang bukti itu caranya berbagai macam ada yang diantarkan langsung oleh pihak Kejari melalui program antar barang bukti yang sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu dan ada juga barang bukti yang diambil langsung pemiliknya. Barang bukti itu antara lain seperti seperti sepeda motor, mobil, alat kosmetik, handphone, serta barang perabotan rumah tangga.

“Totalnya yang sudah kita kembalikan sebanyak 723 barang bukti,” tutur Kajari.

Kajari juga menjelaskan, selama Januari sampai Juni 2020, khusus bidang pidana umum menangani sebanyak 331 perkara yang terdiri dari kasus pencurian, penadahan, penganiayaan dan penipuan sebanyak 222 perkara.

Selanjutnya, kasus narkotika sebanyak 43 perkara, kasus melibatkan anak-anak sebanyak 30 perkara dan kasus keamanan negara dan ketertiban umum sebanyak 36 perkara.

“Itu jumlah untuk kasus yang ditangani Kejari Bengkulu khusus bidang pidana umum,” demikian Kajari. [Anto]