PedomanBengkulu.com, Lebong – Sejak dimulainya Operasi Patuh Nala tahun 2020, Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Lebong langsung berhasil menjaring sejumlah pelanggar lalulintas. Selain penindakan dengan menerbitkan surat tilang, Satlantas Polres Lebong juga memberikan teguran keras kepada sejumlah pengendara yang kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Bahkan dalam operasi ini Satlantas Polres Lebong menggunakan pola penanganan secara preemtif, preventif dan refresif. Karena dalam operasi patuh Nala 2020 tersebut, mengedepankan edukasi akan kesadaran tertib berlalulintas bagi seluruh pengendara.

“Selain melakukan penindakan agar tertib berlalulintas, kita juga menekankan para pengendara untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker saat berkendara,” ungkap Kasat Lantas Polres Lebong Iptu, Panehan W Simamora usai melaksanakan Razia Ops Patuh di perempatan Danau Picung Jum’at (24/7/2020) sore.

Ditegaskan Panehan, pihaknya akan melaksanakan operasi disejumlah titik perlintasan dan pusat keramaian. Harapannya, bukan hanya disaat digelarnya operasi, masyarakat bisa tertib berlalulintas. Akan tetapi, pihaknya lebih menekankan agar kesadaran masyarakat untuk tertib berlalulintas menjadi suatu kebiasaan. Selain untuk mengamankan pengendara itu sendiri, juga untuk memberikan kenyamanan bagi pengendara lainnya.

“Hari kedua operasi petugas berhasil menjaring sebanyak 19 pelanggaran roda dua, dan puluhan teguran terkait protokol kesehatan. Selain penindakan, kita juga memberikan edukasi kepada masyarakat,” ucap Panehan.

Ditambahkan Panehan, sejumlah pelanggaran yang paling menonjol terkait kelengkapan surat-surat, seperti STNK habis masa berlaku, pengendara tidak punya SIM, tidak menggunakan helm, tanpa spion dan penggunaan knalpot tidak standar.

“Bagi yang tidak melengkapi surat dan ditemukan adanya pelanggaran pada kelengkapan kendaraan maka kami langsung tilang ditempat,” bebernya. [Supriyadi]