PedomanBengkulu.com, Seluma – Pabrik penggilingan karet di desa Napal Jungur, kecamatan Lubuk Sandi, diresmikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Jum’at (10/7/2020). Pabrik mini tersebut akan dioperasikan sendiri oleh masyarakat, dan digunakan untuk mengelola hasil kebun karet masyarakat.

Pabrik penggilingan tersebut ditargetkan dapat memproduksikan 25 ton getah segar atau karet setiap bulannya. Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan, investor dari India sudah siap untuk menampung hasil kebun masyarakat.

“Investor sudah ada, petani karet tidak perlu khawatir mengenai distribusi hasil perkebunan karet ini” jelas Rohidin.

Rohidin juga mengatakan berkembangnya pabrik penggilingan karet ini, diharapkan dapat meningkatkan hasil perkebunan masyarakat. Dengan begitu harga jual karet bisa meningkat, dari seharga Rp. 5000 perkilogramnya.

“Tentu kita sama sama berharap, agar harga karet ini bisa meningkat dan juga meningkatkan perekonomian masyarakat” jelasnya.

Sementara itu Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Seluma, Ulil Umidi berharap, operasional pabrik penggilingan karet dapat bermanfaat bagi warga sekitar.

“Warga setempat bisa direkrut, sehingga bisa menjadi lapangan pekerjaan” jelasnya. [IT2006]