PedomaBengkulu.com, Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu bersama PT. Axiata terus mematangkan persiapan peluncuran bantuan modem dan kuota gratis ke sekolah-sekolah serta aplikasi terintegrasi seperti aplikasi Laut Nusantara dalam mewujudkan Bengkulu religius dan bahagia.

Hal ini disampaikan PT XL Axiata yang diwakili Government dan Public Sector Enterprise Business Solution, Ria Putri Sekarwidati, pihaknya Senin (13/7/2020) akan membagikan 24 unit modem gratis dan 24 unit Smartphone ke sekolah.

“24 modem gratis ini untuk pembelajaran jarak jauh antara guru dan siswa SMP. Sedangkan 24 unit Smartphone diperuntukkan bagi nelayan, dan di smartphone tersebut sudah terinstal aplikasi Laut Nusantara, dan ini merupakan CSR,” ujar Ria saat penyampaian kepada Kadis Pendidikan Kota Bengkulu Rosmayetti, Kadis Kelautan dan Perikanan Syafriandi, dan Plt Kadis Kominfo dan Persandian Eko Agusrianto, disalah satu Rumah makan di Kota Bengkulu pada Minggu (12/7/2020).

Tidak itu saja Ria juga menyampaikan, PT XL Axiata dalam waktu dekat akan membantu pengembangan aplikasi disektor yang lainnya.

“Aplikasi tersebut seperti Sensor Thermal dan aplikasi untuk pengembangan bidang kesehatan, dan Sisternet untuk UMKM Kaum Pemberdayaan Perempuan, serta aplikasi Smart PJU,” ungkap Ria.

Dilansir sebelumnya Walikota Helmi Hasan saat menyampaikan terobosan bersama Chief Enterprise & SME Feby Sallyanto, Group Head Sales Enterprise Murti Ayu Susilowati, Head Sustainability and Internal Communication Andy Satrio Yuddho di Gedung BTPN, Jakarta, Rabu (8/7/2020).

“Pertemuan ini merupakan tindaklanjut dari MoU bersama PT. XL Axiata Tbk yang telah dilakukan beberapa waktu lalu. Ada 3 program yang sudah disiapkan seperti aplikasi Laut Nusantara, program sisternet untuk UMKM Kaum Pemberdayaan Perempuan, dan gerakan donasi kuota, berupa modem dan data gratis ke sekolah, serta video edukasi covid-19,” ujar Chief Enterprise dan SME Feby Sallyanto.

Selain itu, ia juga menjelaskan aplikasi terintegrasi untuk memudahkan masyarakat di kondisi tatanan kehidupan baru, seperti bidang kesehatan, tracking untuk ambulans, dan sensor termal untuk mengetahui covid-19.

“Di bidang pendidikan paket kartu dan data khusus untuk guru dan murid dalam pembelajaran jarak jauh, serta bidang perhubungan smart PJU,” ujar Feby.

Kesemua itu, sambungnya, merupakan solusi untuk mempermudah program pemerintah yang terintegrasi dalam aplikasi.

Sementara itu, Walikota Bengkulu Helmi Hasan merespon positif aplikasi terintegrasi tersebut. Menurutnya, penerapan Smart City new normal menjadi solusi bagi pemerintah dan masyarakat dalam memajukan daerah.

“Ini sangat bagus untuk segera diterapkan di Kota Bengkulu. Contohnya, di bidang kesehatan, kita juga sudah punya 25 unit ambulans, ini tinggal diintegrasikan saja. Begitu juga dengan bidang pendidikan dan kelautan yang bisa kita kembangkan melalui aplikasi terintegrasi ini,” ujar Helmi.

Plt Kadis Kominfo dan Persandian Eko Agusrianto menyampaikan, dengan adanya kerjasama pada bidang pendidikan tadi tentunya akan mempermudah kegiatan belajar mengajar yang selama ini melalui tatap muka, disupport PT XL Axiata dalam pembelajaran jarak jauh melalui kuota gratis.

“Begitu juga dengan Aplikasi Laut Nusantara, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para nelayan. Nelayan tidak perlu khawatir lagi ketika melaut tidak dapat ikan, karena aplikasi ini memberi signal tempat kerumunan ikan,” ujar Eko. [Soprian]