Bakehuri bersama keluarga saat berpose bersama Da’i muda Masjid Al-Hafizh, di kawasan Wisata Pantai Panjang Bengkulu.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Nabi Muhammad SAW meninggalkan wasiat kepada umat Islam. Pesan terakhir Rasulullah, yaitu mengingatkan umatnya untuk tidak meninggalkan dakwah.

Lantas itu, Remaja Islam atau Jemaah Masjid Al-Hafizh Pantai Panjang Bengkulu membuat program Usaha Memakmurkan Masjid (UMM). Salah satu kegiatan rutin itu bukan lain melanjutkan tongkat estafel rasulullah saw. Ya, menjalankan dakwah.

Dakwah yang dilakukan itu tidak bermaksud menggurui atau memberi ceramah kepada masyarakat, melainkan sebagai pengingat dalam mengarungi kehidupan. Oleh demikian, para pengunjung pantai panjang sangat mengapresiasi dan memberi dukungan untuk para risma.

“Kita sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena sangat positif,” kata Bekahuri (50), seorang pengunjung Wisata Pantai Panjang Bengkulu, Minggu (5/7/2020) sore.

Menurut pria asal Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, kegiatan tersebut sangat baik untuk terus diprioritaskan. Sebab, setiap hal yang disampaikan para Da’i muda tidak ada yang melenceng dari ajaran agama.

“Kita sama sekali tidak tersinggung, karena niat mereka kan mengingatkan,” tambah pria yang sedang menikmati weekend, bersama keluarga.

Selain itu, pria bertubuh gempal juga sedikit memberi tausiyah yang bertujuan sebagai alarm untuk umat muslim, di Provinsi Bengkulu Khususnya. Bahwa, sebagai sesama manusia yang memiliki sifat lupa dan lalai memang wajib saling membangkitkan ingatan tentang agama.

“Manusia itukan sifat lupa dan lalai, jadi kegiatan ini sangat-sangat baik,” tutup Bekahuri. [Alfi]