PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Tim opsnal Macan Gading Satreskrim Polres Bengkulu Polda Bengkulu menangkap dua orang terduga pelaku pencurian sepeda motor, pada 1 Juli 2020 sekira pukul 14.00 WIB.

Keduanya terduga pelaku tersebut adalah DH warga Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Selebar Kota Bengkulu dan DA warga Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu. Mereka merupakan residivis kasus pencurian.

Kapolres Bengkulu Polda Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak melalui Kasat Reskrim AKP Yusiady, Jumat (3/7/2020) mengatakan, keduanya dibekuk dalam waktu hitungan jam setelah pihaknya menerima laporan dari korban dengan laporan polisi nomor : LP/B. 677/VII/2020/Bengkulu/Res.Bkl. Pihaknya juga masih melakukan pengembangan karena diduga keduanya terlibat kasus dugaan pencurian dilokasi lain.

“Kemungkinan terduga pelaku lebih dari dua karena satu terduga pelaku yang diduga otak dari pencurian ini masih dalam pengejaran kita,” kata Yusiady.

Yusiady menyampaikan, penangkapan terhadap keduanya bermula saat tim mendapatkan informasi bahwa para terduga pelaku DA sedang berada di rumahnya dan DH berada di Cafe Casablanka. Kemudian Tim Opsnal yang di pimpin langsung Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Yusiady, S.IK dan Kanit Pidum Polres Bengkulu Ipda Ayang Putra Pratama, S.Tr.K langsung mengamankan dan membawa ke Polres Bengkulu bersama barang bukti Satu Unit motor Honda beat warnah putih, 1 Potong kayu bulat dengan panjang kurang lebih 1,5 M yang di gunakan saat melakukan aksinya.

“Terduga pelaku yang diduga berjumlah 3 orang masuk melalui jendela rumah korban lalu mengambil sepeda motor yang berada di ruang tamu,” jelas Yusiady.

Sementara itu, pengakuan dari salah satu terduga pelaku yakni DA, dirinya melakukan dugaan pencurian tersebut karena diajak oleh temannya yang saat ini masih dalam kejaran polisi tersebut.

“Diajak sama kawan, yang masuk kerumah kawan itu (masih buron) saya nunggu diluar. Sudah pernah masuk penjara, kasus pencurian juga, bebas baru beberapa bulan lalu,” ucap DA.

Untuk diketahui, keduanya saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan pengembangan. Selain itu polisi juga masih terus memburu satu orang lainnya yang diduga sebagai otak dari dugaan pencurian tersebut. [Anto]