PedomanBengkulu.com, Lebong – Untuk pertama kalinya setelah pandemi Covid-19, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebong menggelar rapat paripurna Selasa (14/7/2020), dengan agenda mendengarkan nota pengantar Raperda laporan pertanggungjawaban Bupati Lebong terhadap pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019. Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Lebong Carles Ronsen didampingi Waka II DPRD Lebong Popi Ansa dan dihadiri 17 Anggota DPRD Lebong lainnya tersebut, menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dimulai dari pintu gerbang sudah berjaga dua tenaga medis yang langsung memeriksa suhu tubuh dengan Thermo gun setiap orang yang masuk ke gedung paripurna DPRD Lebong.

Bahkan dalam sambutannya, Ketua DPRD Lebong juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Lebong yang berhasil memantapkan Kabupaten Lebong tetap zona hijau.Kemudian dilanjutkan Carles, pihaknya juga menghimbau agar semua selalu mengikuti protokol kesehatan. Dengan cara menggunakan masker dan selalu menjaga jarak, serta rajin mencuci tangan pakai sabun walaupun saat ini kita sudah memasuki pola kehihidup kenormalan baru atau New Normal.

“Dalam kesempatan sidang Paripurna di tengah Pandemi Covid -19 ini, kami segenap unsur pimpinan DPRD Lebong memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemkab Lebong maupun Gugus Tugas Covid 19 beserta semua jajaran. Yang sampai saat ini, telah berhasil mempertahankan Kabupaten Lebong sebagai zona hijau, Insyah Allah atas dukungan dan kerja sama yang baik dari semua pihak maka Kabupaten Lebong akan tetap zona hijau sampai pandemi Covid-19 ini berakhir,” sampai Carles.

Sementara Bupati Lebong H Rosjonsyah dalam menyampaikan pidato nota pengantar Raperda setebal 18 halaman. Diantaranya menjelaskan keberhasilan Pemkab Lebong mempertahankan 4 kali berturut-turut opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Termasuk persentase program yang sudah tercapai dalam RPJMD Kabupaten Lebong.

Dikatakan Carles, sesuai dengan mekanisme pembahasan Raperda, baik di tingkat Bapemperda, Tingkat Badan Anggaran, Tingkat Komisi dan Tingkat Fraksi. Maka sudah menjadi tugas Anggota DPRD Lebong, untuk mempelajari secara mendalam, baik dalam bentuk memberikan tanggapan, koreksi, saran, dan masukan kepada pihak eksekutif nantinya.

“Kepada seluruh anggota DPRD dipersilakan memanfaatkan waktu yang ada, untuk memanfaatkan jadwal dan waktu yang telah tersedia. Guna mempelajari,
mengkoreksi dan membahas secara mendalam terkait nota pengantar tersebut,” ucap Carles.

Pantauan PedomanBengkulu.com, rapat paripurna nota Pengantar Raperda pelaksanaan APBD Lebong TA 2019 tersebut dihadiri juga Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur, Dandim 0409 RL Letkol Inf. Sigit Purwoko, Kajari Lebong Fadil Regan, Sekda Lebong Mustarani Abidin dan sejumlah kepala dan jajaran OPD lainnya.[Supriyadi]