Tampak suasana Rapid Test 31 orang tetangga Pasien, hasilnya semua dinyatakan Unreaktif.

PedomanBengkulu.com, Lebong – Pasca rilis satu warga Kabupaten Lebong yang terkonfirmasi positif Covid-19, berdasarkan hasil test SWAB dan saat ini pasien masih dalam perawatan di ruang isolasi RSUD Curup Rejang Lebong. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Lebong, langsung melakukan tracking riwayat kontak pasien perempuan berusia 47 tahun tersebut.

Bahkan usai konfrensi pers di Aula BPBD Lebong Jum’at (24/7/2020) siang, sebanyak 31 orang yang tinggal di lingkungan rumah pasien mengikuti Rapid test, dengan hasil semuanya unreaktif. Tracking ini dilakukan, untuk memastikan lokasi pasien ini terpapar Covid-19, sekaligus mendeteksinya kemungkinan-kemungkinan masih ada warga yang terpapar. Apalagi pasien ini sudah hampir sebulan tinggal di Kota Curup untuk merawat orang tuanya.

“Tadi tim medis kita sudah lakukan Rapid test, kepada 31 orang warga yang tinggal dilingkungan rumah pasien, hasil test semuanya dinyatakan Unreaktif,” ungkap Kepala Dinkes Lebong Rachman kepada PedomanBengkulu.com Jum’at (24/7//2020) sore.

Ditambahkan Rachman, berdasarkan hasil koordinasi dengan tim gugus tugas Provinsi Bengkulu, pihaknya juga akan melakukan pengambilan sampel test SWAB untuk 10 orang warga lainnya. Meliputi Suami dan dua anak pasien, termasuk keluarga dekat dan rekan kerja pasien terkonfirmasi Covid-19 tersebut.

“Hasil koordinasi kami dengan Dinkes Provinsi Bengkulu Selasa (28/7/2020) mereka akan datang, untuk ambil sampel test SWAB bagi rekan kerja dan kerabat dekat di Lebong. Sedangkan suami dan anak pasien kami akan dilakukan test dan perawatan di RSUD Curup dibantu tim gugus tugas Kabupaten Rejang Lebong,” demikian Rachman. [Supriyadi]