Tampak penyegelan Balai Desa Gunung Kembang

Pedomanbengkulu.com – Seluma – Penyegelan diduga dilakukan orang tak dikenal (OTD) di Balai Desa Gunung Kembang, dan Plt. Kepala Desa bernama Akraman. Penyegelan tersebut diketahui terjadi pada Kamis (2/7/2020) malam, oleh korban sendiri.

Akraman menyebutkan, awalnya Balai Desa terlebih dahulu yang ditemukan dalam kondisi disegel. Segel kemudian juga ditemukan di pagar rumahnya. Segel yang ditemukan berupa kawat, yang menyebabkan pintu tidak bisa dibuka.

“Awalnya tanggal 27 Juni itu kami menemukan segel dipasang di balai desa, kemudian tanggal 2 Juli pintu pagar saya yang dipasang segel” jelas Akraman.

Dijelaskan Akraman, setelah kejadian dirinya langsung membuka segel yang terpasang di rumah, sedangkan yang di balai desa tidak dilakukan.

“Memang yang di balai tidak kami buka, karena menurut pihak keamanan dikawatirkan terjadi hal hal yang tidak diinginkan” jelas Akraman.

Polisi Lakukan Pengamanan di Desa

Terpisah, Kapolres Seluma AKBP. Swittanto Prasetyo membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini pengaduan sudah diterima, dan sedang dalam penyelidikan.

“Situasi supaya tetap kondusif kami lakukan patroli kesana, dan kami minta perangkat desa yang lama maupun yang baru bisa menjaga diri. Aduan tetap kami terima dan kami datang kesana” jelas Swittanto (4/7/2020).

Adapun penyegelan tersebut terjadi setelah adanya kisruh, pasca pemberhentian tiga kepala desa yakni Kades Padang Kelapo, Ujung Padang, dan Gunung Kembang kecamatan Semidang Alas Maras (SAM). Warga yang merupakan pendukung tiga kades juga sempat melakukan demonstrasi di Pemkab Seluma. Pemberhentian kades dilakukan Bupati setelah ketiganya menolak untuk mengembalikan perangkat desa lama, yang sudah mereka berhentikan. Pemberhentian perangkat desa menurut Pemkab Seluma tidak berdasar, dan menyalahi aturan. [IT2006]