PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Ketidak hadiran Syamsul Efendi – Hendra Wahyudiansyah di KPU Rejang Lebong dalam rangka penyerahan dukungan perbaikan terkait pencalonan Bupati-Wakil Bupati dari jalur perseorangan terjawab. Ternyata dari surat yang disampaikan ke KPU, Pasangan dengan Jargon SaHe tersebut lebih memilih menghadiri undangan Sosialisasi Pusat Data dari Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) di Batam. Hal tersebut disampaikan Komisioner KPU Rejang Lebong, Visco Putra Alexander.

“Alasan yang disampaikan pasangan bakal calon keduanya mendapat undangan dari Badan Siber dan Sandi Nasional, kalau acaranya kami tidak tahu persis apa, tapi yang bersangkutan juga melampirkan undangan tersebut,” ungkap Komisioner KPU Rejang Lebong, Visco Putra Alexander, Selasa (28/7/2020).

Visco juga menyampaikan, surat dukungan perbaikan yang disampaikan oleh LO sudah sesuai dengan surat KPU RI Nomor 601.

“Sesuai dengan peraturan 601 ini, penyerahan dukungan perbaikan tidak harus dilakkukan oleh pasangan calon, tetapi pasangan calon harus memiliki alasan yang jelas tidak bisa hadir dan memberikan mandat kepada LO untuk menyerahkan dukungan perbaikan. Dari keterangan dan surat mandat malam tadi ada jadi tidak ada alasan KPU tidak menerima berkas perbaikan dokumen tersebut,” kata Visco.

Ditambahkan Visco, terkait dukungan perbaikan yang disampaikan Syamsul – Hendara melalui LO-nya, pasangan ini menyerahkan berkas dukungan sebanyak 15.973 dukungan. Dari hasil pengecekan tim verifikator, dari jumlah dukungan yang diberikan tersebut yang dinyatakan tidak lengkap sebanyak 160 dukungan.

“Setelah dilakukan pengecekan, ternyata ada sebanyak 160 dokumen yang tidak lengkap, sehingga tersisa 15.813 yang mulai hari ini dilakukan verifikasi administrasi,” kata Visco.

Visco juga menjelaksan, tahap verifikasi berkas sendiri dilakukan sejak 27 Juli kemarin hingga 4 Agustus 2020 nanti, dari hasil verifikasi administrasi kemudian dilanjutkan dengan verifikasi faktual terhadap berkas dukungan yang dinyatakan memenuhi syarat dari verifikasi berkas. [Julkifli Sembirig]