Ilustrasi

Orang yang paham tentang politik Bengkulu, pasti akan setuju dengan kesimpulan bahwa rakyat di Bumi Rafflesia adalah masyarakat yang religius.

Hal ini terbukti dalam setiap Pemilihan Gubernur (Pilgub) langsung, sosok religius atau yang mengusung nilai-nilai religiusitas selalu keluar sebagai pemenang.

Hal ini tentu juga akan berlaku dalam Pilgub 2020.

Sayangnya, meski sosok religius atau nilai-nilai religiusitas selalu keluar sebagai pemenang, namun usaha pembangunan Bengkulu belum menempatkan provinsi ini keluar dari status provinsi timur di barat Indonesia.

Bahkan sebagaimana data BPS terakhir, Bengkulu justru menjadi provinsi termiskin di Sumatera, menggusur Aceh yang sebelumnya menempati posisi teratas.

Untuk itu, Pilgub 2020 harus jadi momentum untuk memiliki pemimpin yang benar-benar religius, bukan hanya tampak dari tampilannya, namun juga benar-benar tercermin dari usahanya dalam memakmurkan masjid ketika memimpin.

Kenapa harus yang memakmurkan masjid?

Pertama, makmurnya masjid adalah barometer utama keimanan seseorang. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Surat At-Taubah ayat 18, “Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain Allah, maka merekalah yang termasuk golongan orang-orang yang selalu mendapat petunjuk (dari Allah Ta’ala)

Kedua, ketika seorang pemimpin berhasil memakmurkan masjid, ia berarti telah berusaha merayu Allah subhanahu wa ta’ala untuk menurunkan keberkahan dari langit dan mengeluarkan keberkahan dari perut bumi bagi rakyatnya.

Ketiga, ada dua jaminan dari Allah subhanahu wa ta’ala bagi setiap penduduk yang memakmurkan masjid, yakni kesejahteraan dan keamanan, dua hal yang sangat dibutuhkan oleh rakyat Bengkulu. Sebab percuma aman tapi rakyat tidak sejahtera, atau rakyat sejahtera tapi tidak aman.

Usaha pemimpin untuk memakmurkan masjid ini jangan dilihat dari keberhasilannya membangun fisik masjid sebagaimana Fir’aun membangun gedung-gedung megah dengan semangat menyekutukan Allah.

Tapi yang utama adalah memakmurkan masjid dengan amalan-amalan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam agar bagaimana masjid tambah hari tambah ramai.

Pemimpin yang gemar memakmurkan masjid sudah pasti orang yang dapat menjaga ibadahnya sesuai dengan perintah Allah, sebuah modal penting untuk membangun pemerintah yang bersih, jujur, dan amanah.

Pemimpin yang memakmurkan masjid insya Allah akan senantiasa mendapatkan petunjuk dari Allah dan senantiasa mendapatkan pertolongan dari-Nya dalam menghadapi setiap masalah dan problematika kehidupan berpemerintahan.

Pemimpin yang memakmurkan masjid insya Allah akan menjadi teladan yang sempurna untuk rakyatnya, menuai simpati dan partisipasi masyarakat, sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh pemimpin untuk menjalankan roda pemerintahan dengan program-program yang ia janjikan.

Inilah barometer utama dalam memilih di Pilgub 2020 dan inilah tampaknya yang bakal menjadi sang juara dalam Pilkada Bengkulu.