PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Walikota Bengkulu Helmi Hasan Surat Edaran (SE) Nomor: 420/ 919/ I.D.DIK/2020 Tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Satuan Pendidikan TK/PAUD/PKBM, SD/MI dan SMP/MTS Negeri dan Swasta Tahun Pelajaran 2020/2021 dimasa Era New Normal dampak Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) di Kota Bengkulu.

Dikatakan oleh Helmi Hasan SE tersebut menyusul surat keputusan bersama menteri pendidikan dan kebudayaan, menteri agama, menteri kesehatan dan menteri dalam negeri republika Indonesia dengan Nomor: 01/KB/2020 nomor 516 tahun 2020, nomor: HK.03.01/Menkes/363/2020. Nomor 440-882 tahun 2020.

“Surat keputusan tersebut tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran pada tahun pelajaran 2020/2021 dan tahun akademik 2020/2021 dimasa pandemi corona virus (covid-19)” ungkapnya selasa (14/7/2020).

SE sekretaris jenderal pendidikan dan kebudayaan RI nomor 15 tahun 2020 tanggal 18 Mei 2020 tentang pedoman penyelenggaraan dari rumah dalam masa darurat penyebaran covid-19.

“Anjuran IDAI tentang sekolah dan madrasah berasrama pada tanggal 23 juni 2020 maka pemenuhan hak peserta didik mendapatkan layanan pendidikan selama darurat covid-19 pada tahun pelajaran 2020/2021” ujarnya.

Bagi peserta didik PAUD/TK/RA/TKLB, SD/MI/SMP/MTs dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dapat disampaikan hal-hal sebagai berikut:

Pertama, tahun pelajaran 2020/2021 pada satuan Pendidikan seperti PAUD/TK/RA/TKLB, SD/MI/SMP/MTs dimulai pada 13 Juli 2020.

Kedua, Kota Bengkulu merupakan kota yang termasuk status zona orange dimana dilarang melakukan proses pembelajaran tatap muka disatuan pendidikan dan tetap melakukan kegiatan belajar dari rumah secara daring/online/luring/modul dan atau sejenisnya dengan memanfaatkan segala sumber daya yang ada.

Ketiga, proses pembelajaran disatuan pendidikan, PAUD/TK/RA/TKLB, SD/MI/SMP/MTs dengan cara, home school/televisi, Zoom meeting/google classroom, study club. Untuk pelaksanaan dan teknis pembelajaran diatas akan dikoordinir oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Kominfosan Kota Bengkulu,

Keempat, edaran masa transisi ini akan dievakuasi sesuai dengan perkembangan kasus pandemi covid-19 yang terjadi dilapangan. [Soprian]