PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Petugas Pemutakhir Data Pemilih (PPDP) bisa sedikit bernafas lega dalam menjalani tahapan menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 09 Desember 2020 mendatang, meskipun ditengah pandemi covid-19/corona. Pasalnya, honor yang akan masuk kedalam kocek PPDP mengalami kenaikan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi, Irwan Saputra mengatakan dibandingkan Pemilu tahun 2019 lalu kenaikan honor PPDP pada Pemilu serentak tahun 2020 lumayan besar, yaitu lebih dari 20%. Jika dirincikan, senilai Rp 200 ribu.

“Iya, honor PPDP naik. Kenaikannya kisaran 200 ribuan,” kata Irwan kepada pedomanbengkulu.com, pada Jumat (17/7/2020) siang.

Irwan menjelaskan, pada pemilu serentak tahun 2019 lalu itu honor PPDP berada diangka Rp 800 per-anggota. Sedangkan, pada pemilu serentak tahun 2020 menjadi Rp 1 juta per-anggota.

“Honornya sekarang Rp 1 juta dengan masa kerja 30 hari,” ucap Irwan.

Lebih spesifik, pria berkulit putih menerangkan bahwa masa kerja PPDP dalam tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih, tergantung personal masing-masing. Jika PPDP dapat menyelesaikan semua tugas sebelum waktunya, malah lebih baik.

“Dia juga gak harus 30 hari. Kalau dia bisa mengerjakan tugas dibawah itu dan selesai, ya sudah tidak ada kewajiban lagi,” tutup Irwan. [Alfi]