PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Curup, menjatuhkan vonis 14 tahun penjara kepada Eko Susanto terdakwa kasus pembunuhan Hj Kartini (56) yang terjadi pada bulan Desember 2019 lalu. Sidang pembacaan vonis dipimpin hakim ketua Syarip, hakim anggota Riswan Herafiansyah dan Hendri Sumardi serta JPU Lady J Nainggolan, sedangkan terdakwa didampingi penasihat hukum dari LBH Bhakti Alumni Unib, dilaksanakan secara virtual.

“Menyatakan terdakwa Eko Susanto bin Suradi terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana pembunuhan sebagaimana dakwaan subsider, menjatuhkan pidana penjara selama 14 tahun penjara dan memerintahkan terdakwa tetap dalam tahanan,” kata ketua majelis hakim, Syarip, Rabu (9/7/2020).

Vonis selama 14 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim PN Curup ini sama dengan dakwaan kesatu subsider yang disampaikan JPU dari Kejari Rejang Lebong sebelumnya, karena melanggar pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Selain menjatuhkan hukuman 14 tahun penjara kepada terdakwa Eko Susanto, majelis hakim juga memerintahkan agar beberapa barang bukti dalam perkara itu dimusnahkan dan sebagian lagi dikembalikan kepada keluarga korban maupun keluarga terpidana.

Setelah pembacaan Vonis yang dibacakan oleh majelis hakim tersebut, terdakwa Eko Susanto maupun JPU Lady J Nainggolan dalam kesempatan menyatakan pikir-pikir atas putusan yang dibacakan majelis hakim PN Curup tersebut.

Sementara itu, Bahrul Fuady tim penasihat hukum dari LBH Bhakti Alumni Unib menyatakan, jika dirinya ditunjuk oleh majelis hakim untuk mendampingi terdakwa Eko Susanto ditunjuk oleh majelis hakim atau negara dan hanya sampai disitu saja.

“Kalau terdakwa pikir-pikir itu silahkan karena itu haknya terdakwa, kalau tugas kami sudah selesai karena kami ditunjuk oleh negara bukan surat kuasa khusus,” kata Bahrul [Julkifli Sembiring]