Ilustrasi Harimau Sumatera, sumber: Wikipedia

PedomanBengkulu.com, Seluma – Hewan ternak kambing milik warga di desa Tanjung Kuaw, kecamatan Lubuk Sandi ditemukan mati pada minggu (26/7/2020) dinihari. Kambing milik Khairil (71) sebanyak 8 ekor ditemukan mati, dan dua ekor lagi sudah habis diduga dimangsa harimau.

Warga meyakini hewan tersebut mati karena dimangsa harimau diperkuat dengan ditemukannya jejak kaki, yang diduga berasal dari hewan dengan nama latin panthera tigris tersebut. Untuk menghindari kerugian bertambah, pemilik saat ini sudah memindahkan 11 ekor kambing ke kediamannya di desa Tumbuan kecamatan Lubuk Sandi.

“Diduga akibat harimau, karena banyak jejaknya di sekitar tempat kambing itu mati” jelas Kades Tanjung Kuaw, Heri Yulianto.

Sementara itu Seksi Konservasi Wilayah II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, langsung melakukan pengecekan lokasi usai mendapat laporan dari warga.

“Menurut informasi warga seperti itu. Tim BKSDA seksi wilayah II Seluma juga sudah cek ke Lapangan untuk memastikan benar kambing dimakan oleh binatang buas” jelas Kasi Konservasi Wilayah II BKSDA Bengkulu, Mariska Tarantona (27/6/2020).

Beruang Dilaporkan Serang Warga

Harimau juga bukan satu satunya hewan yang membuat warga kecamatan Lubuk Sandi heboh. Seorang warga bernama Budi (45) dilaporkan diserang beruang madu minggu (26/7/2020) siang di desa Arang Sapat. Ia diserang dari belakang oleh seekor beruang, saat sedang memanen jengkol dikebunnya.

“Lukanya dibagian kaki kiri, tadi sudah kami jemput bersama warga setelah mendapat telfon” jelas Kades Arang Sapat, Suryadi. [IT2006]