Memberishkan telinga dengan cotton bud sangat tidak disarankan secara medis (Foto: 123rf.com)

Hampir setiap orang pernah menggunakan cotton bud untuk membersihkan kotoran telinga, bahkan diantaranya ada yang sangat sering menggunakannya. Tapi tahukah anda?, bahwa membersihkan kotoran telinga dengan cotton bud tidak disarankan secara medis, karena tidak baik untuk kesehatan.

American Academy of Otolaryngology (AAO), asosiasi profesional medis untuk THT (Telinga, Hidung dan Tenggorokan) dan kepala baru-baru ini mengeluarkan pengumuman resmi terkait hal tersebut, setidaknya ada 3 dampak negatif yang bisa terjadi, seperti dilansir laman sciencealert.com.

1. Kotoran Telinga Masuk Lebih Dalam
Kepala cotton bud terlalu besar untuk dapat membersihkan telinga anda, sebaliknya bukanya malah efektif membersihkan kuping anda, justru cotton bud membuat kotoran telinga anda masuk lebih dalam dan bisa membahayakan.

2. Lubang Telinga Anda Terluka
Kita pasti menyadari bahwa cotton bud itu dibalik gumpalan kapasnya terdapat plastik atau apapun itu yang cukup tajam untuk bisa melukai lubang telinga anda. Tidak ada jaminan balutan kapasnya cukup kuat membalutnya. Bahkan kapas itu sendiri memiliki permukaan yang kasar. Kita tidak pernah tahu kapan telinga kita akan terluka karenanya. Ada yang sudah mengalaminya?

3. Telinga Anda Menjadi Lebih Rentan Terhadap Penyakit
Secara medis, ternyata kotoran telinga memiliki fungsi yang cukup vital bagi kesehatan telinga anda. Kotoran telinga yang dalam dunia medis disebut lilin telinga itu memiliki fungsi untuk menjaga telinga kita dari debu dan benda asing lainnya.

Kalaupun anda membersihkan kotoran telinga. Malah hal itu bukanlah hal yang baik. Akibatnya telinga anda menjadi lebih rentan terhadap debu atau mungkin ada hewan kecil yang sewaktu-waktu bisa saja masuk telinga anda dan telinga anda tidak lagi memiliki pelindung.

Nah itulah dampak negatif yang mungkin terjadi akibat membersihkan kotoran telinga dengan cotton bud. Secara medis, sebenarnya telinga kita memiliki mekanisme sendiri untuk membersihkan dirinya jika kotoran telinga sudah berlebih. Sementara bagi mereka yang memang mengalami masalah dengan kotoran telinga, sebaiknya mengkonsultasikannya ke dokter ya. [Ricky]