PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara – Sat Resnarkoba Polres Bengkulu Utara berhasil mengungkap tiga pelaku kasus penyalahgunaan narkotika golongan satu jenis ganja dan sabu-sabu.

Data yang berhasil dihimpun, ketiga tersangka yaitu dua orang tersangka penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu yaitu yaitu AT alias AN (35) warga Kecamatan Giri Mulya dan RS alias FD ( 24 ) warga Kecamatan Ketahun.

Selain itu, Sat Resnarkoba juga berhasil mengamankan pelaku yang terlibat atas tindak pidana kepemilikan narkotika golongan I jenis ganja oleh SJ alias JK (49) warga Kecamatan Napal Putih.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Anton Setyo Hartanto, S.Ik., M.H., didampingi Kabag Ops AKP Jufri S.IK dan Kasat Resnarkoba Iptu Bayu Heri P, SH., MH., serta Kasubbag Humas AKP Darlan, menjelaskan ketiga tersangka ditangkap di tiga tempat dan waktu yang berbeda.

“AT alias AN berhasil ditangkap di Kecamatan Giri Mulya, pada Selasa 7 Juli 2020, RS alias FD berhasil ditangkap di Kecamatan Ketahun pada Rabu 15 Juli 2020, dan SJ alias JK berhasil ditangkap di Kecamatan Napal Putih pada 14 Juli 2020,” jelas Kapolres, Selasa (21/7/2020).

Ditambahkan Kapolres, tersangka berhasil diamankan oleh pihak kepolisian setelah mendapatkan informasi dari masyarakat. Untuk tersangka RS alias FD berhasil diungkap oleh pihak kepolisian berdasarkan pengembangan dari tersangka SK alias JK.

“Barang bukti berupa satu paket sabu-sabu, sati buah handphone, satu perangkat alat memakai sabu, satu paket ganja, dan satu puntung rokok yang diduga berisikan anrkota jenis ganja,” imbuhnya.

Atas perbuatannya, para tersangka bisa dijerat dengan UU Narkotika No 35 Tahun 2009 dan terancam hukuman penjara paling lama 12 tahun dan denda maksimal delapan milyar rupiah. [Sugeng]