PedomanBengkulu.com, Seluma – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakulan Polres Seluma. Pada rabu (1/7/2020) kemarin, titik panas terdeteksi satelit berada di desa Rawa Sari kecamatan Seluma Selatan. Mendapat informasi tersebut, Polres Seluma langsung melakukan pengecekan ke lokasi sekitar pukul 17.30. Benar saja, saat ditemui terdapat tanaman liar kering yang sedang dibakar.

“Hasil pengecekan langsung ke desa Rawa Sari oleh anggota tipidter Polres Seluma, titik panas memang benar berasal dari desa tersebut, lahan yang terbakar adalah tanaman liar yang sudah dipotong dan mengering .Untuk saat ini posisi api sudah di padamkan” jelas Kanit Tipidter Polres Seluma, Ipda Catur Teguh (3/7/2020).

Polres Seluma kemudian langsung melakukan sosialisasi kepada pemilik lahan, agar tidak lagi melakukan pembakaran.

“Kami juga melakukan kordinasi dengan kepala desa Rawa sari untuk menghimbau kepada warganya untuk tidak melakukan pembakaran lahan” jelasnya.

Spanduk Dipasang di Hutan Lindung

Polisi juga melakukan upaya pencegahan kebakaran hingga ke kawasan hutan lindung. Spanduk dipasang di kawasan hutan lindung Semidang Bukit Kabu, kecamatan Lubuk Sandi.

“Pemasangan spanduk imbauan oleh unit tipidter Sat Reskrim Polres Seluma di kawasan hutan buru Semidang Bukit Kabu untuk mencegah terjadinya pembakar hutan dan lahan pada saat menanam atau membuka lahan dengan cara di bakar karena dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan,udara,kesehatan ,serta kerusakan ekosistem hayati serta kebakaran hutan yang meluas di wilayah kabupaten Seluma” jelas Catur. [IT2006]