Alimansyah, PPID Universitas Bengkulu (Foto: Istimewa)

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Universitas Bengkulu (Unib), untuk pertama kalinya dipastikan akan menggelar wisuda secara daring (online) pada Rabu, 5 Agustus 2020 mendatang. Hal itu berkaitan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang belum memungkinkan untuk dilakukan wisuda dengan tatap muka dan mengumpulkan orang banyak.

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi, Alimansyah mengatakan bahwa wisuda daring dilakukan karena hingga saat ini belum boleh mengumpulkan banyak orang sehingga terjadi kerumunan dengan skala besar di PTN (Perguruan Tinggi Negeri).

“Kecuali ada rekomendasi dari gugus tugas Covid-19, baik di pusat maupun di daerah,” katanya.

Ia melanjutkan, kalaupun ada rekomendasi dari gugus tugas Covid-19, itupun harus dilakukan secara terbatas dan tetap dengan prosedur Covid-19 secara ketat.

Wisuda daring yang pertama kali ini, katanya, adalah wisuda periode 90 yang seharusnya diwisuda pada bulan April 2020 yang lalu. Namun, karena mewabahnya Covid-19 di banyak negara di seluruh dunia termasuk Indonesia, akhirnya wisuda tersebut dibatalkan.

Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya, pada bulan Agustus biasanya Unib akan kembali menggelar wisuda. Sementara, wisuda perideo 90 masih tertunda.

Oleh karena itu, pada Agustus 2020 ini, Unib berencana akan menggelar 2 kali wisuda, yaitu periode 90 pada Rabu, 5 Agustus 2020 dan periode 91 pada Kamis 27 Agustus 2020.

Alimansyah menjelaskan, upacara wisuda daring akan dilakukan menggunakan aplikasi Zoom dimulai pada pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai. Rektor, anggota senat, petugas dan panitia akan berada di Gedung Serba Guna (GSG) Unib. Sementara, para wisudawan akan berada di rumah masing-masing.

Selanjutnya, para wisudawan yang sebelumnya telah mengambil toga dan samir di gedung rektorat Unib diminta menggunakan toga dan samir di rumah masing-masing dan bergabung pada tautan aplikasi zoom yang akan diberikan panitia melalui grup telegram dengan didampingi orang tua atau wali dengan berpakaian sopan dan rapi.

Alimansyah mengatakan, pada prosesi tersebut, wisudawan akan dipandu oleh rektor. Namun, Alimansyah belum dapat memastikan teknis prosesi wisuda tersebut seperti misalnya apakah tetap akan dilakukan pemindahan kuncir toga yang biasanya dilakukan oleh rektor dan merupakan prosesi wajib dalam setiap wisuda.

“Sementara ini masih dibahas lagi (oleh) panitia teknisnya. Saya juga belum dikasih rundown acara karena belum fix,” katanya. [Ricky]