PedomanBengkulu.com, Lebong – Dari hasil verifikasi administrasi terhadap 12.421 dukungan kandidat pasangan perseorangan Armansyah Mursalin dan Masropen Iriadi, yang sudah dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong. Terdapat sebanyak 1.554 dukungan tidak memenuhi syarat (TMS) dengan rincian 953 dukungan tidak cocok data KTP, serta sebanyak 601 dukungan ganda indentik. Kemudian jumlah dukungan yang memenuhi syarat (MS) sebanyak 10.867 dukungan yang segera dilakukan verifikasi faktual (Verfak).

“Jumlah yang memenuhi syarat ini lah yang akan dilakukan Verfak kedua sebanyak 10.867 dukungan,” beber Komisioner KPU Lebong Divisi Teknis Penyelenggaraan Yoki Setiawan kepada PedomanBengkulu.com Rabu (5/8/2020) siang.

Dikatakan Yoki, perbedaan verifikasi faktual dukungan perbaikan, petugas PPS tidak mendatangi para pendukung secara door to door. Tetapi mereka dikumpulkan oleh LO Desa/Kelurahan paslon, kemudian berkoordinasi dengan PPS terkait waktu dan tempat dilakukan verifikasi faktual dukungan perbaikan tersebut.

“Jadi kalau mengumpulkan orang yang masuk dalam dukungan perbaikan ini tugasnya LO paslon dengan berkoordinasi dengan PPS. Dimana dan kapan verfak dilaksanakan itu berdasarkan jadwal dari LO sesuai tahapannya 8 – 16 Agustus 2020,” kata Yoki.

Untuk diketahui, sesuai hasil verifikasi faktual awal, Paslon Perseorangan Armansyah Mursalin dan Masropen Iriadi hanya mendapatkan sebanyak 4.906 dukungan yang memenuhi syarat faktual pada tahap pertama. Dengan demikian pasangan ini masih kekurangan 2.817 dukungan. Sebagaimana syarat minimum balon Perseorangan di Kabupaten Lebong, harus mengantongi minimal 7.723 dukungan.

Maka pada saat penyerahan dukungan perbaikan, jumlah kekurangan dikalikan dua saat penyerahan dukungan perbaikan atau minimal sebanyak 5.635 dukungan. Namun saat itu kandidat paslon Armansyah Mursalin dan Masropen Iriadi ini menyerahkan dukungan sebanyak 12.421 dukungan. [Supriyadi]