Pedomanbengkulu.com, Seluma РPerangkap yang dipasang Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Bengkulu di kawasan perkebunan desa Tanjung Kuaw kecamatan Lubuk Sandi akhirnya membuahkan hasil. Satu ekor beruang madu terperangkap di dalam kerangkeng yang sudah dipasang petugas sejak dua pekan lalu. Sebelumnya perangkap dipasang untuk menangkap harimau yang diduga memangsa kambing milik warga.

Beruang madu tersebut pertama kali diketahui masuk kedalam perangkap pada jum’at (14/8/2020) pagi kemarin, dan langsung dilakukan pengecekan oleh petugas dari BKSDA dan Polsek Sukaraja.

“Menurut keterangan dari tim BKSDA Bengkulu, hewan jenis Beruang madu tersebut berusia sekitar dua tahun, karena dilihat dari postur tubuh yang belum terlalu besar” jelas Kapolsek Sukaraja, Iptu. Saiful Ahmadi (15/8/2020).

Diduga kuat beruang tersebut yang membunuh dan memangsa ternak kambing, milik warga desa Tumbuan kecamatan Lubuk Sandi.

“Hewan jenis Beruang Madu inilah yang kemungkinan besar telah membunuh Kambing milik Khairil Wazan beberapa waktu lalu, dan dimungkinkan Beruang madu tersebut masih banyak habitatnya di seputaran lokasi tersebut karena di seputaran perangkap kerangkeng tersebut banyak jejak kaki Beruang yang mungkin berusaha menolong Beruang Madu yang masuk ke dalam perangkap” jelasnya.

Untuk sementara beruang dibawa ke Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Bengkulu, untuk menjalani masa observasi. Hewan dilindungi tersebut juga berpeluang untuk dikembalikan ke habitatnya.

“Observasi kurang lebih selama 2 minggu untuk melihat tingkah dan prilaku beruang tersebut, apabila nantinya tidak ditemukan kendala pada Beruang tersebut maka Beruang tersebut akan dilepaskan kembali ke Habitat aslinya di dalam Hutan” jelasnya. [IT2006]