Ketua Tim Sahabat dan Relawan Helmi Hasan untuk Gubernur Bengkulu 2020, Teuku Zulkarnain, saat menjumpai warga di pelosok desa Bengkulu, beberapa waktu yang lalu.

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Detik-detik jelang pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur Bengkulu dalam Pilkada 9 Desember 2020, konstelasi politik di Bengkulu mulai riuh rendah mengarah kepada siapa yang akan menjadi pasangan kandidat.

Ketua Tim Sahabat dan Relawan Helmi Hasan untuk Gubernur Bengkulu 2020, Teuku Zulkarnain, mengatakan, meski sepenuhnya siap menghadapi momen pemilihan gubernur (Pilgub) Bengkulu 2020, namun mengenai sosok kandidat, timnya tetap berpegang teguh kepada hasil survei dan kehendak rakyat.

“Tim kita bergerak dasarnya pada kehendak rakyat. Saat ini rakyat butuh infrastruktur bagus, perekonomian bagus, perikanan dibenahi, perkebunan diperbaiki, masjid-masjid dimakmurkan, dan sosok yang dianggap mampu untuk melakukannya adalah Helmi Hasan,” kata Teuku Zulkarnain.

“Kalau menurut rakyat ada yang lebih baik dari Helmi Hasan, maka kami sadar diri, mundur dari pencalonan. Tapi realitasnya saat ini, dukungan rakyat terhadap Helmi Hasan untuk membangun Bengkulu yang religius dan bahagian kian membesar,” lanjut Teuku Zulkarnain.

Mantan aktifis pergerakan reformasi 1998 ini memaparkan, di pelosok-pelosok desa se Provinsi Bengkulu, Helmi Hasan terlanjur identik sebagai sosok alternatif yang membangun, religius dan merakyat.

“Saat keliling ke desa-desa warga berduyun-duyun bergabung sebagai tim. Mereka pengen program seribu jalan mulus, rumah sakit mewah berfasilitas ramah terhadap kaum lemah, taman-taman yang indah, jemput sakit pulang sehat insya Allah, kredit lunak untuk rakyat, rumah kepala daerah untuk pengantin baru, beras dan mie terenak untuk semua, air bersih gratis, seragam gratis, dan sederet program-program lainnya sampai kepada mereka juga, bukan cuma untuk warga kota,” urai Teuku Zulkarnain.

Wakil rakyat yang berprofesi sebagai nelayan ini menambahkan, timnya bergerak berdasarkan inisiatif dan dorongan para pemuka agama, para sepuh, para cerdik pandai, dan para tokoh masyarakat se Provinsi Bengkulu yang tak ingin Bumi Rafflesia ini terus menerus berada dalam ketertinggalan.

“Semua sepakat mendukung Pak Wali (Helmi Hasan, red) untuk berkiprah di kursi gubernur agar dampak pembangunan terasa di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu. Jadi modalnya gotong royong. Semua memberikan sumbangan pikiran, waktu dan tenaga agar cita-cita mulia untuk Provinsi Bengkulu ke depan dapat terwujud,” demikian Teuku Zulkarnain.

Sementara Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra saat diwawancarai, Jumat (7/8/2020) mengatakan, saat ini KPU sedang tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih.

Setelah Coklit selesai kemudian akan direkap dari mulai tingkat Desa atau Kelurahan sampai di tingkat Provinsi baru nanti ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Sementara di bulan Oktober dan pada bulan Septembernya akan ditetapkan jadi Daftar Pemilih Tetap.

Selain itu, kata Irwan Saputra, KPU Provinsi Bengkulu terus melakukan sosialisasi untuk proses pendaftaran Balon melalui jalur Partai Politik. Setelah pendaftaran Balon Perseorangan KPU akan membuka Pendaftaran Balon Gubernur maupu Bupati melalui jalur Partai Politik yang akan dilakukan awal September yakni tanggal 4 sampai 6 September 2020. [Muhammad Qolbi]