PedomanBengkulu.com Bengkulu Tengah – Terkait aksi masyarakat desa Pondok Kubang yang ingin melakukan penyampaian aspirasi dimuka umum dalam bentuk unjuk rasa ke kantor Bupati Bengkulu Tengah perihal ingin mempertanyakan kejelasan lahan Eks Yayasan Baptis Indonesian (YBI) yang diduga telah habis masa berlakunya izin prinsip pencadangan lahan seluas 25 Ha untuk proyek khusus percontohan pertanian YBI yang telah dijadwalkan Jum’at (7/8) belum bisa dilaksanakan. Kendati, sementara Bupati surati Kanwil BPN.

Soni Pratama selaku ketua BPD desa Pondok Kubang kecamata Pondok Kubang menjelaskan, untuk aksi unjuk rasa yang rencananya star mulai dari kantor DPRD kabupaten Bengkulu Tengah menuju kantor Bupati sementar ditunda mengingat Bupati Bengkulu Tengah telah memberikan kabar telah menyurati Kanwil BPN yang akan diantar Jum’at (7/8/2020) dan diiringi oleh Polda Bengkulu.

“Untuk aksi unjuk rasa besok, sementara ditunda dulu. Tadi Pemkab kabupaten Bengkulu Tengah, menginformasikan untuk sementara Bupati surati Kanwil BPN dulu dan dikawal 10 orang dari Polda Bengkulu.” Jelas Soni saat dihubungi PedomanBengkulu.com Kamis, (6/8/2020)

Terkait hal itu Soni juga menjelaskan, masyarakat desa Pondok Kubang akan menunggu hasil dari surat yang akan dikirimkan oleh Bupati Bengkulu Tengah ke kantor Kanwil BPN Bengkulu nantinya.

“Untuk sementara masyarakat masih menunggu bagai mana hasil dari surat itu nanti” tegasnya. [Hendri Suwi]