Arsip rahasia Amerika Menyebutkan, pembasmian PKI Melibatkan 2 Agama Mayoritas di Indonesia (Foto: Arsip Gahetna)

Keterangan lain di dalam dokumen deklasifikasi Amerika tahun 1965 yang mengejutkan adalah, selain tentara, disebutkan bahwa pembantaian massal di tahun itu juga melibatkan 2 agama mayoritas di Indonesia, baik melalui rekrutmen langsung maupun melalui organisasi massa kelompok agama tersebut.

Dokumen tersebut menerangkan peran penting Soeharto dalam melakukan pembantaian oleh kelompok agama yang sekarang ini merupakan organisasi agama terbesar di Indonesia dan rekrutmen pengikut agama lainnya di Indonesia. Seperti melansir dari laman independent.co.uk.

Organisasi agama di Indonesia, termasuk diantara mereka yang enggan mengungkap bagaimana peran mereka pada tahun 1965, mengingat perlawanan kelompok agama dan pengikut agama lainnya, menganggapnya sebagai perang suci melawan mereka yang anti agama.

Di bawah arahan tentara, organisasi keagamaan dan pengikut agama adalah kelompok antusias dalam tragedi tersebut, melakukan pembunuhan tanpa pandang bulu dan juga eksekusi organisir, sesuai dengan dokumen tersebut.

Sebuah kawat pada bulan Desember 65 dari konsulat AS di Medan, Indonesia, melaporkan bahwa para penceramah agama di tempat-tempat ibadah mengatakaan bahwa semua orang yang bergabung dengan partai yang kini terlarang di Indonesia itu harus dibunuh, dengan menyebut bahwa mereka adalah “Orang yang anti agama, hina, dan mereka pantas dibunuh”.

Laporan empat halaman yang mencakup pertengahan hingga akhir November 1965 oleh petugas urusan politik Kedutaan Besar AS, Edward E Masters, menyebutkan bahwa eksekusi massal di banyak Provinsi dilakukan juga kelompok pemuda, sayap organisasi massa keagamaan dan pengikut agama lainnya di Indonesia.

Kelompok pemuda tersebut, bertanggung jawab atas serangan brutal terhadap mereka yang dituduh anggota partai terlarang tersebut, menurut sebuah kawat pada 10 Desember 1965.

Dokumen itu juga menyebut adanya rekrutmen tentara pengikut agama untuk membantu kampanye pemusnahannya di Jawa Tengah. [Ricky]