PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Polsek Pagar Jati bekerja sama dengan kantor camat Pagar Jati dan puskesmas Renah Kandis beserta kepala desa sekitarnya mendaki gunung tertinggi di Provinsi Bengkulu untuk mengibarkan bendera merah-putih sepanjang 3 meter di puncak gunung yang berada di ketinggian kurang lebih sekira 1.162 meter dari permukaan laut pada KamisĀ (13/8/2020).

IPTU Susilo SH,MH selaku Kapolsek Pagar Jati menjelaskan peringatan HUT ke-75 RI tahun 2020 ini, sengaja mengajak kecamatan Pagar Jati untuk melaksanakan pengibaran bendera merah-putih di puncak Gunung Bungkuk demi meningkatkan rasa nasionalisme dan sedikit merasakan perjuangan para pejuang terdahulu. Dalam halnya bagi peserta untuk berjuang demi mencapai puncak gunung yang ketinggiannya kurang lebih sekira 1.162 meter dari permukaan laut.

“Di tahun 2020 ini untuk memperingati HUT RI ke-75 ini, sengaja kita dari Polsek Pagar Jati memberikan sesuatu yang berbeda. Yakni melakukan pengibaran Bendera di puncak gunung Bungkuk dan ini kali perdananya dilakukan pengibaran bendera untuk memperingati hari kemerdekaan.” jelas Kapolsek IPTU Susilo SH,MH kepada PedomanBengkulu.com Kamis, (13/8/2020)

Selain itu Kapolsek juga menjelaskan, dalam pelaksanaan pengibaran. Polsek Pagar Jati bekerjasama dengan pihak kecamatan, dalam kesempatan ini hadir langsung Dailani Sobirin selaku camat Pagar Jati beserta jajaran, Nurul Fadjri beserta rombongan Kapus Renah Kandis serta kades-kades dan masyarakat yang ikut serta dalam pelaksanan pengibaran.

“Untuk peserta sendiri selain dari Polsek, ada juga dari kecamatan, puskesmas, kepala desa beserta warganya dan rekan-rekan media yang sempat hadir dalam kegiatan ini.” tambahnya.

Dailani Sobirin camat Pagar Jati yang saat pengibaran pemimpin upacara menjelaskan sangat merasa bangga dengan masyarakat kecamatan Pagar Jati yang sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan-kegiatan positif seperti yang diadakan oleh Polsek Pagar Jati dalam memperingati hari kemerdekaan.

“Kita berangkat pukul 9.00 wib sampai di puncak dan melaksanakan kegiatan pengibaran itu pukul 16.15 wib. Meski hanya sebagian yang berhasil mencapai puncak gunung dan melaksanakan pengibaran bendera, saya sangat salut dengan semangat nasionalisme warga dan rasa solidaritas peserta yang ikut serta dalam kegiatan.” beber Camat Pagar Jati.

Meski puncak gunung dalam keadaan tertutup kabut, pengibaran bendera sepanjang 2×3 meter berhasil dikibarkan dan mencatat sejara untuk kali pertama upacar dan pengibaran bendera merah-putih di puncak gunung tertinggi di Provinsi Bengkulu.

“Pukul 18.00 wib kita sudah turun dari puncak. Meskipun ada 2 rombongan yang kita tunggu sangat lumayan lama di kaki gunung, karena mereka turun sudah dalam situasi gelap. Tetapi Alhamdulillah sukses tanpa ada kendala apapun.” tutupnya. [Hendri]