Penyerahan surat rekomendasi diberikan sekretaris DPD Ihsan Fajri yang langsung diterima oleh Calon Bupati Mian didampingi oleh Calon Wakilnya, Arie Septia Adinata, di kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu, Jumat (28/8/2020).

Mian dan Arie Tetap Menjadi Kandidat Paslon Bupati dan Wakil Bupati

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Menjelang pendaftaran Calon Kepala Daerah yang tinggal menyisakan waktu seminggu, akhirnya PDI Perjuangan mengumumkan jagoannya untuk maju pilkada di sejumlah daerah.

Di Mukomuko, partai binaan Megawati Setyawati Soekarnoputri ini mengusung Sapuan yang berpasangan dengan Wasri. Sementara di Bengkulu Selatan diberikan kepada Budiman Ismaun dan Helmi Paman.

Untuk Seluma, yaitu Edison Simbolon berpasangan dengan Khairi Yulian. Penyerahan surat rekomendasi diberikan sekretaris DPD Ihsan Fajri yang langsung diterima oleh masing-masing pasangan calon.

Di Bengkulu Utara, PDIP menggusung kader terbaiknya Ir Mian yang merupakan Ketua DPC PDIP Bengkulu Utara sekaligus Bupati Petahana untuk maju berpasangan dengan Arie Septia Adinata yang juga wakil Bupati Bengkulu Utara yang mendampinginya pada pilkada 2015 lalu.

Pengumuman resmi tersebut disampaikan langsung secara virtual oleh Ketua DPP PDIP bidang politik Puan Maharani.

“Untuk Bengkulu Utara diberikan kepada Ir H Mian dengan Arie Septia Adinata, merdeka,” ungkap Puan, Jumat (28/8/2020).

Disisi lain, Sekretaris DPC PDIP Bengkulu Utara, Sonti Bakara mengucapkan selamat atas rekomendasi yang diterima Ir. Mian untuk maju pilkada 2020.

“Selamat atas rekomendasi yang diberikan oleh DPP PDIP, saya meminta untuk seluruh kader agar solid bergerak untuk memenangkan Mian-Arie maju pilkada 2020, Merdeka,” jelas Sonti Bakara yang juga merupakan Ketua DPRD Bengkulu Utara.

Rekom PDIP untuk Balonkada Bengkulu Utara diserahkan melalui Sekretaris DPD PDIP Bengkulu, Ihsan Fajri, kepada Ir H Mian di kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu.

Saat ini, tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 telah dilanjutkan setelah sempat tertunda akibat pandemi Covid-19. Pemungutan suara Pilkada yang akan berlangsung di 270 daerah akan dilakukan pada 9 Desember 2020. [Sugeng]

Berikut Tahapan Pendaftaran Paslon dalam Pilkada Serentak 2020:

1. Pengumuman pendaftaran Paslon (28 Agustus – 3 September 2020)
2. Pendaftaran Paslon (4 – 6 September 2020)
3. Verifikasi syarat pencalonan (4 – 6 September 2020)
4. Pengumuman dokumen Paslon dan dokumen calon (4 – 8 September 2020)
5. Tanggapan dan masukan masyarakat (4 – 8 September 2020)
6. Pemeriksaan kesehatan (4 – 11 September 2020)
7. Penyampaian hasil pemeriksaan kesehatan (11 – 12 September 2020)
8. Verifikasi syarat calon (6 – 12 September 2020)
9. Pemberitahuan hasil verifikasi (13 – 14 September 2020)
10. Pengumuman dokumen perbaikan syarat calon (14 – 22 September 2020)
11. Penyerahan perbaikan syarat calon (14 – 16 september 2020)
12. Verifikasi perbaikan syarat calon (16 – 22 September 2020)
13. Penetapan Paslon (23 September 2020)
14. Pengundian nomor urut calon (24 September 2020)

Tahapan Sengketa di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (TUN) Pemilihan (23 – 9 November 2020)

Tahapan Masa Kampanye (26 September – 5 Desember 2020)
1. Pertemuan terbatas, tatap muka, dan dialog, penyebaran bahan kampanye, pemasangan alat peraga kampanye (APK) dan kegiatan lainnya (26 September – 5 Desember 2020)
2. Debat publik/terbuka antar pasangan calon (26 September – 5 Desember 2020)
3. Kampanye melalui media massa, cetak, dan elektronik (22 November – 5 Desember 2020)
4. Masa tenang dan pembersihan alat peraga kampanye (6 – 8 Desember 2020)

Tahapan Pelaksanaan Pemungutan Suara dan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara

1. Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS (9 Desember 2020)
2. Penyampaian Hasil Penghitungan Suara dari KPPS kepada PPS (9 Desember 2020)
3. Penyampaian hasil pengihitungan suara di TPS oleh PPS kepada PPK (9 – 11 Desember 2020)
4. Rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kecamatan oleh PPK (10 – 14 Desember 2020)
5. Penyampaian rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kecamatan oleh PPK kepada KPU kabupaten/kota (10 – 16 Desember 2020)
6. Rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten/kota (13 – 17 Desember 2020) – Penetapan hasil rekapitulasi suara pemilihan Bupati/Walikota
7. Penyampaian rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten kota kepada KPU provinsi untuk pemilihan gubernur (13 – 19 Desember 2020)
8. Rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat provinsi untuk pemilihan gubernur (16 – 20 Desember 2020)

Tahapan Penetapan Paslon Terpilih

1. Tanpa pemohonan perselisihan hasil pemilihan (Paling lama 5 hari setelah MK secara resmi memberitahukan permohonan yang teregistrasi dalam buku registrasi perkara konstitusi (BRPK) kepada KPU). Langkah ini sebagai dasar bahwa daerah yang bersangkutan tidak terjadi perselisihan hasil pemilihan.
2. Pascaputusan Mahkamah Konstitusi (Paling lama 5 hari setelah salinan penetapan, putusan dismisal atau putusan Mahkamah Konstitusi diterima oleh KPU). Tahapan dan jadwal penyelesaian perselisihan hasil pemilihan menyesuaikan dengan jadwal penyelesaian sengketa di Mahkamah Konstitusi.