PedomanBengkulu.com, Lebong – Dugaan penyelewengan penggunaan anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Kutai Donok Kecamatan Lebong Selatan dan Desa Semelako II Kecamatan Lebong Tengah, yang saat ini masih dalam penyelidikan Unit Tipikor Satreskrim Polres Lebong. Diketahui, menyasar sejumlah kegiatan fisik desa, yang diduga tidak sesuai spek dan volume kegiatan pada tahun 2018 dan 2019 silam.

Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur melalui Kasat Reskrim IPTU Didik Mujianto kepada PedomanBengkulu.com, membenarkan bahwa penyelidikan yang dilakukan pihaknya, terkait proses pelaksanaan pekerjaan fisik desa yang bersumber dari DD di kedua desa tersebut.

“Lidik itu (DD Kutai Donok dan Semelako II,red) terkait sejumlah pekerjaan fisik mereka dari program DD. Kalau Desa Kutai Donok kegiatan tahun 2018 dan 2019, kalau Semalako II kegiatan tahun 2019,” ungkap Kasat Didik Jum’at (28/8/2020) siang.

Namun Kasat Didik belum bisa dipastikan menjelaskan secara detil, karena pihaknya juga masih Lidik dan saat ini menunggu hasil audit. Untuk menentukan apakah terdapat kerugian negara apa tidak dalam kegiatan DD tersebut.

“Lebih detilnya nanti setelah ada hasil audit,” singkatnya.

Seperti diberitakan PedomanBengkulu.com sebelumnya, Polres Lebong saat ini melakukan penyelidikan dugaan penyelewengan anggaran program Dana Desa (DD) di dua desa. Kedua desa tersebut meliputi Desa Kutai Donok Kecamatan Lebong Selatan, untuk kegiatan dua tahun anggaran yakni tahun 2018 dan 2019. Kemudian Desa Semelako II Kecamatan Lebong Tengah, untuk kegiatan DD tahun anggaran 2019.

Dalam penyelidikan ini, Unit Tipikor Satreskrim Polres Lebong sebelumnya juga sudah berkoordinasi dengan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) Kabupaten Lebong. Bahkan sejumlah data dan dokumen untuk penyelidikan, tim Penyidik juga berkoordinasi dengan Inspektorat Kabupaten Lebong, untuk memeriksa sejumlah dokumen proses tahapan dan laporan kegiatan DD pada kedua desa tersebut.

Informasi penyelidikan dugaan penyelewengan DD Desa Kutai Donok dan Desa Semelako II oleh Polres Lebong ini dibenarkan Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur melalui Kasat Reskrim Iptu Didik Mujianto, ketika dikonfirmasi PedomanBengkulu.com Kamis (27/8/2020) siang.

“Untuk saat ini, kita (penyidik,red) sedang mengajukan audit untuk seluruh kegiatan di Desa Kutai Donok dan Desa Semelako II,” ungkap Kasat Didik.

Dikatakan Kasat Didik, tim penyidik juga masih melakukan pendalaman kelengkapan data. Salah satunya pengajuan audit dan memeriksa sejumlah dokumen dari awal hingga pelaporan akhir, kegiatan DD kedua desa tersebut.

“Kita sebelumnya juga sudah berkoordinasi dengan APIP melalui Inspektorat Lebong, sekarang kita tunggu hasil Audit dulu,”pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan PedomanBengkulu.com Kamis (27/8/2020) sekitar Pukul 12.15 WIB, tampak anggota penyidik Unit Tipikor Satreskrim Polres Lebong mendatangi Kantor Inspektorat Lebong. Dari informasi yang didapatkan, kedatangan penyidik Tipikor tersebut untuk mengembalikan sejumlah berkas dokumen laporan sejumlah kegiatan DD di Desa Kutai Donok tahun 2018 dan 2019. Dan dokumen kegiatan DD Desa Semelako II tahun anggaran 2019. Yang sebelumnya dipinjam untuk dipelajari tim penyidik.[Supriyadi]