Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong- Musyawarah Daerah X (MUSDA) DPD II Golkar Rejang Lebong yang dilaksanakan di Hotel Golden Rich 88 tidak menghasilkan Ketua ataupun kepengurusan Partai golkar periode 2020-2025.

Hal ini terjadi karena 4 bakal calon yang mendaftar tidak ada yang memenuhi syarat untuk menjadi calon. Disampaikan pimpinan sidang Musda ke-X Golkar Rejang Lebong Lopi Irawan yang juga menjabat Wakil Sekretaris Bidang Organisasi DPD I Golkar Provinsi Bengkulu, Seluruh Bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran sebagi calon ketua DPD II Golkar RL tidak ada yang memenuhi syarat.

“Ada 4 nama yang mengembalikan formulir pendaftaran, yakni Saudara Hendra Wahyudiansyah, Mahdi Husen, Lukman Efendi dan Ruswan YR, setelah berkas pencalonan kita verifikasi ternyata keseluruhan ada kekurangan sehingga pelaksanaan pemilihan ketua tidak bisa dilanjutkan dalam musda ini. Maka hari ini kita putuskan belum menghasilkan ketua terpilih, ini akan kita laporkan ke DPD Provinsi untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya,” kata Lopi, Minggu (9/8).

Disampaikan Lopi, dengan belum terpilihnya ketua DPD II Golkar Rejang Lebong maka untuk sementara kepengurusan Golkar RL akan ditarik ke provinsi.

“Hari ini, kepengurusan DPD II Golkar RL sudah demisioner dan sudah diputuskan dalam Musda tadi, namun karena belum ada ketua yang baru tentunya kepengurusan akan ditarik ke provinsi, seperti apa mekanismenya nanti akan ditentukan oleh pengurus DPD I,” jelas Lopi.

Terpisah Mahdi Husen dan Ruswan YR yang sebelumnya telah mendaftar untuk menjadi ketua DPD II Partai Golkar RL menerima keputusan Musdalub untuk menunda pemilihan Ketua DPD II karena alasan tidak ada kandidat yang memenuhi syarat.

“Sebagai kandidat kami merasa apa yang menjadi syarat untuk maju sebagai calon tidak ada yang kurang tetapi dari Musda tadi menurut informasinya ada yang kurang, karena Musda ini adalah keputusan tertinggi maka kita serahkan kepada Musda,” kata Mahdi.

“Tadi tidak ada kesepakatan terkait persyaratan sehingga diputuskan pemilihan ketua terpaksa dihentikan dan seluruh berkas dari masing-masing kandidat dibawa ke provinsi, semua dukungan masing-masing kandidat ada yang ganda sehingga tidak bisa dilanjutkan, kita menerima keputusan Musda ini dan kita tunggu seperti apa keputusan Pengurus DPD I,” kata Ruswan.

Dari pantauan di lokasi Musda, kegiatan dilaksanakan mulai pukul 09:00 WIB pada hari Minggu (9/8). Musda Golkar ini dibuka oleh Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi sebagi pembinaan partai politik di Rejang Lebong dan dihadiri oleh pengurus DPD I Partai Golkar Provinsi Bengkulu Asnawi A Lamat dan seluruh pengurus partai tingkat kecamatan.

Dalam Musda tersebut, Laporan pertanggungjawaban pengurus DPD II Partai Golkar periode 2016-2020 yang disampaikan ketuanya Andrian Wahyudi diterima seluruh peserta musda. Yudi sapaan akrab Adrian Wahyudi dinilai berhasil memimpin Partai Golkar RL karena di Pileg tahun 2019 yang lalu berhasil membawa Golkar menjadi partai pemenang pemilu dengan mendudukan 5 kadernya menjadi anggota DPRD RL. [Julkifli Sembiring]