PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Pada tahun 2020 ini sebagian besar desa di Kabupaten Bengkulu Tengah sedang menggalakkan destinasi wisata lokal yang ada di wilayah desa. Sebagaimana diketahui, wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah banyak terdapat lokasi air terjun dan sungai yang sangat berpotensi untuk dijadikan wisata alam, namun belum dikelola secara maksimal, sehingga belum bisa menjadi andalan untuk meningkatkan PAD desa.

Hal itu disampaikan oleh Taufik, Tim Ahli (TA) Kabupaten Bengkulu Tengah bidang TTG pada saat menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) di Desa Renah Lebar, Kecamatan Karang Tinggi, Selasa (18/8/2020). Dalam sambutannya, Taufik sangat mengharapkan kreatifitas desa di bidang pemberdayaan, sebab dapat meningkatkan PAD desa dan meningkatkan perekonomian warga desa itu sendiri.

“Sebagai contoh, dengan adanya peningkatan pengembangan destinasi wisata air terjun yang ada di Desa Renah Lebar, dengan sendirinya akan ramai dikunjungi oleh wisatawan dan tentu saja dapat membuka peluang usaha baru bagi warga” jelasnya.

Kades Renah Lebar, Sisan mengucapkan terimakasih atas partisipasi dari semua pihak, baik TA Kabupaten, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan pendamping desa yg terus membantu dalam pengawasan dan aktif dalam memberi saran untuk kemajuan Desa Renah Lebar. Pada tahun 2020 ini, Desa Renah Lebar akan memanfaatkan sisa dana desa/DD yg sudah terpakai untuk pemberian BLT DD kepada warga terdampak Covid-19 untuk pengembangan wisata air terjun Curup Tinggi yg sudah mulai ramai dikunjungi oleh warga sekitar.

“Akses jalan rabat beton menuju air terjun sudah kita bangun tahun 2019 lalu, dalam Musdes ini kami akan membahas masalah pengembangan dan peningkatan fasilitas di lokasi wisata, seperti pembangunan kamar bilas, pembuatan pelapis tebing, pembuatan lahan parkir dan pembuatan tangga menuju air terjun” lanjutnya.

Musdes pra pelaksanaan pembangunan dan penentuan Titik Nol juga dihadiri oleh Babinsa Koramil 407-03/TE, Kopka M. Hud. Babinsa sangat mendukung dan optimis dengan peningkatan lokasi wisata air terjun Curup Tinggi, apalagi akan dibangun fasilitas pengunjung yang memadai, tentu saja akan menambah daya tarik tersendiri.

Namun dalam pengerjaannya nanti, Babinsa berharap kepada seluruh warga untuk mendukung dan membantu kelancaran pembangunan, sehingga dalam pelaksanaan nanti tidak menemui hambatan dan selesai tepat waktu. Beliau juga minta semua pihak untuk sama-sama mengawasi dan memberikan saran sehingga dalam pengerjaan tidak terjadi kesalahan dan kekeliruan.

“Dalam pengerjaan pengembangan wisata air terjun Curup Tinggi hendaknya pedomani RAB yg sudah dibuat, sehingga hasil pembangunan nanti berkualitas dan tahan lama” jelasnya.

Camat Karang Tinggi, Ferry Aprianto, S. Sos memberikan apresiasi positif kepada pemdes Renah Lebar yg aktif dalam pembangunan desa, meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir. Apalagi pembangunan yg akan dilaksanakan menyangkut bidang pemberdayaan tentu saja sangat sesuai dengan program pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah tahun 2020 yg memprioritaskan bidang pemberdayaan. Pengembangan destinasi wisata air terjun merupakan pembangunan di bidang pemberdayaan yg dapat meningkatkan PAD desa.

Namun ia berharap pembangunan tersebut harus disesuaikan dengan anggaran yg ada, sehingga pembangunan dapat selesai tepat waktu dan sesuai dengan RAB. Mengakhiri sambutannya, Camat minta kerjasama dan dukungan semua pihak dalam pembangunan di Desa Renah Lebar, sehingga dapat berjalan dengan lancar dan hasilnya dapat bermanfaat bagi warga Desa Renah Lebar. [Hendri Suwi]