Dokumentasi Polres Seluma.

PedomanBengkulu.com, Seluma – Pelaksanaan Operasi Patuh Nala 2020, resmi ditutup setelah dilaksakan selama 14 hari, sejak 23 Juli 2020 hingga 5 Agustus 2020. Polres Seluma telah melaksanakan penindakan maupun imbauan dalam operasi penertiban pelanggar lalu lintas tersebut.

Polres Seluma mencatat selama operasi sebanyak 78 surat tilang dikeluarkan, terhadap pelanggar lalulintas. Pelanggaran tersebut meliputi berbagai hal, mulai dari penggunaan surat surat, dan kelengkapan berkendara.

“Rata-rata didominasi oleh pelanggaran tentang surat-surat kendaraan, pengemudi di bawah umur serta tidak memakai kelengkapan berkendara seperti helm bagi pengendara kendaraan roda dua dan penggunakan sabuk pengaman. Operasi kepolisian di bidang lalu lintas kali ini dititik beratkan kepada pendisiplinan masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas serta ketaatan masyarakat kepada protokol kesehatan untuk memutus penyebaran covid-19” jelas Kasat Lantas Polres Seluma, Iptu. Lilik Sucipto (6/8/2020).

Kecelakaan lalulintas juga terjadi selama pelaksanaan operasi, dan juga terdapat pengendara yang meninggal dunia. Polisi pun meminta masyarakat untuk meningkatkan ketaatan dan kewaspadaan dalam berkendara.

“Kecelakaan lalu lintas sebanyak tiga kejadian dengan menelan korban jiwa tiga orang, rata-rata penyebab kecelakaan tersebut adalah human error” jelasnya.

Polisi juga meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, agar dapat menaati peraturan lalulintas, sehingga angka kecelakaan bisa ditekan.

“Sosialisasi melalui media sosial, leaflet, brosur dan spanduk dan terjun langsung ke lapangan dengan memberi imbauan dan patroli dialogi. Personil juga memberikan teguran serta membagikan masker kepada masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker” jelasnya. [IT2006]