PedomanBengkulu.com Rejang Lebong – Pernyebaran Virus Covid-19 di Rejang Lebong dalam sebulan terakhir meningkat tajam dibandingkan bulan sebelumnya, tercatat hingga akhir Agustus telah terjadi 14 kasus warga positif Covid 19 dan 11 orang diantaranya terjadi pada bulan Agustus. Terkait peningkatan kasus ini, Pemda Rejang Lebong mengambil kebijakan mengenghentikan sementara penerbitan Surat Rekomendasi Izin Keramaian. Hal ini dibenarkan Wakil Bupati Rejang Lebong Iqbal Bastari, Senin (31/8/2020).

“Terhitung sejak tanggal 25 Agustus kemarin Gugus Tugas Covid-19 Rejang Lebong sudah mengeluarkan keputusan menghentikan sementara rekomendasi untuk izin keramaian” kata Wabup.

Disampaikan Wabup, surat pemberitahuan penghentian sementara pemberian rekomendasi izin keramaian tersebut sudah dibagikan kepada 15 Kecamatan di Rejang Lebong dan selanjutnya diteruskan ke 156 Desa dan Kelurahan di masing-masing Kecamatan.

“Kita menghentikan sementara mengeluarkan izin keramaian ini dengan tujuan mencegah terjadinya penularan Covid-19. Kita kawatir kalau masih terjadi kerumunan masa berpotensi besar terjadinya penularan,” lanjut Wabup.

Wabup juga mengimbau masyarakat agar memaklumi keputusan yang diambil dan meminta masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah seperti selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir serta menjaga jarak.

“Untuk pendisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, Pemkab Rejang Lebong saat ini sedang menyusun draf Peraturan Bupati Rejang Lebong tentang penegakan disiplin protokol kesehatan, di mana pelanggarnya akan dikenakan sanksi denda atau hukuman sosial,” pungkas Wabup. [Julkifli Sembiring]