Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong- Di tahun 2020 ini sebanyak 6.257 petani di Kabupaten Rejang Lebong memperoleh Kartu Tani dari pemerintah Pusat. Disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Rejang Lebong, Suherman, kartu tani ini bertujuan membantu petani memenuhi kebutuhan dalam mengolah lahan pertanian mereka seperti untuk mendapatkan pupuk bersubdisi dan juga bisa digunakan sebagai alat transaksi penjualan hasil panen serta untuk syarat peminjaman kredit usaha rakyat (KUR).

“Kartu Tani yang diterima petani ini selain bisa digunakan untuk pembelian pupuk subsidi ke agen atau pengecer yang telah ditunjuk, transaksinya dilakukan dengan menggunakan mesin EDC di pengecer resmi,” kata Suherman, Senin (3/8).

Ditambahkan Suherman, Kartu Tani yang mereka terima tersebut sudah mulai dibagikan kepada petani tersebar dalam 15 kecamatan sejak bulan Juli yang lalu.

“Kartu Tani untuk Kabupaten Rejang Lebong yang sudah kita terima sebanyak 6.257 orang dari yang kita usulkan sebanyak 8.756 orang,” jelas Suherman.

Suherman juga menambahkan, kalangan petani yang menerima Kartu Tani itu mereka usulkan ke pemerintah pusat setelah dilakukan pendataan lengkap mulai dari tergabung dalam kelompok tani, mengumpulkan fotokopi e-KTP dan surat kepemilikan tanah dan lainnya. Setelah datanya lengkap, petani kemudian diminta membuka rekening bank yang telah ditunjuk yakni BRI atau bank Mandiri, dan data ini selanjutnya dimasukkan dalam elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK).

“Kita juga masih memperjuangkan agar petani yang belum memperoleh kartu tani ini sebanyak 2.499 orang dapat memperoleh kartu tani ini,” ujar Suherman.

Dinas Pertanian dan Perikanan RL juga mendorong petani lainnya yang ada di Kabupaten Rejang Lebong agar mendapatkan bantuan serupa dan bergabung dalam kelompok tani lalu membuat pengajuan RDKK. [Julkifli Sembiring]