Pesta Pernikahan (Foto: Dream.co.id)

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Memasuki masa New Normal atau tantanan kehidupan baru, sejumlah masyakat di Bengkulu mulai kembali menggelar resepsi pernikahan yang sebelumnya sempat dilarang karena kondisi pandemi corona.

Berdasarkan Surat Edaran Walikota Bengkulu, resepsi pernikahan di Kota Bengkulu memang sudah diperbolehkan. Namun harus dengan protokol new normal.

Diantaranya, membatasi jam kunjungan tamu, membatasi jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan atau tenda yang digunakan dan tidak menyediakan makanan prasmanan yang digantikan dengan nasi kotak atau sejenisnya.

Kemudian, melakukan cek suhu tubuh dengan thermo gun, menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer, menjaga jarak minimal 1 meter dan tidak bersalaman.

Pantauan PedomanBengkulu.com di sejumlah wilayah di Kota Bengkulu mulai banyak yang menggelar resepsi pernikahan pada Minggu, 9 Agustus 2020. Namun, sepertinya banyak yang melanggar ketentuan protokol new normal.

Para tamu yang hadir ternyata masih bersalaman dengan pasangan pengantin, melakukan kontak fisik dengan berfoto bersama hingga jumlah kunjungan yang melebihi kapasitas gedung dan tenda lebih dari 50 persen.

Yang paling kentara diterapkan, paling hanya menyediakan tempat cuci tangan dan menggantikan makanan prasmanan dengan nasi kotak.

Pengecekan suhu tubuh di pintu masuk tidak dilakukan di sebagian tempat resepsi dan kewajiban menggunakan masker bagi pengunjung juga tidak sepenuhnya dipatuhi. Sejumlah pengunjung terlihat tidak mengenakan masker namun masih diperbolehkan masuk.

Yani (30), salah satu undangan yang hadir di salah satu tempat resepsi pernikahan mengaku masih bersalaman dengan pengantin dan tidak ada larangan oleh panitia resepsi pernikahan.

“Janggal rasanya kalau tidak bersalaman dengan pengantin karena sudah biasa dari dulu kalau datang ke resepsi pernikahan harus bersalaman dengan pengantin dan bahkan berfoto bersama,” ujarnya.

Sementara, Jefri (29), undangan lainnya, mengeluhkan tidak disediakannya makanan prasmanan dan hanya diberikan nasi kotak.

“Resepsi pernikahan dengan protokol new normal rasanya aneh. Karena tidak seperti yang biasanya,” katanya. [Ricky]