PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Ponpes Hidayatul Qomariyah Jalan Sukamaju, Kelurahan Padang Serai, Kecamatan Kampung Melayu, Jumat (14/8) pagi dihebohkan dengan kejadian ratusan santri mengalami pusing, mual-mual serta muntah seusai menyantap sarapan pagi. Selesai menyantap sarapan pagi ratusan santri langsung dilarikan ke rumah sakit di Kota Bengkulu.

Diduga saat ini ratusan santri tersebut mengalami keracunan sehabis menyantap sarapan pagi berupa Nasi dan sambal telor Jumat (14/8) pagi. Tidak lama kemudian ratusan santri tersebut mengalami kepala pusing, mual-mual serta muntah sehingga terpaksa ratusan santri tersebut langsung di larikan ke rumah sakit.

Hingga hari ini Sabtu (15/8) ratusan santri tersebut yang dirawat di rumah sakit sudah banyak yang diperbolehkan untuk pulang, karena keadaan santri-santriwati sudah membaik dan aktivitas pondok pesantrenpun saat ini masih berjalan sebagaimana mestinya.

Dikatakan Kepala Ponpes Hidayatul Qomariyah, KH Aly Sodik, saat ini santri-santriwati yang diduga mengalami keracunan tersebut sudah banyak yang diperbolehkan untuk pulang setelah sebelumnya dirawat di Rumah Sakit. Dan hari ini rutinitas Ponpes tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Saat ini santri-santriwati sudah banyak yang diperbolehkan pulang dari pihak Rumah sakit, untuk Ponpes dari tadi malam hingga hari ini rutinitas tetap berjalan, mulai dari sholat malam dilanjutkan doa bersama, begitu juga dengan rutinitas belajar mengajar, hari ini berjalan dengan normal” ujarnya.

Setelah kejadian tersebut KH Aly Sodik sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu mulai dari Pemerintah Kota Bengkulu, pihak rumah sakit, camat, lurah dan masyarakat yang telah membantu hingga proses perawatan di rumah sakit sampai hari ini.

“Saya sebagai pimpinan Ponpes Hidayatul Qomariyah sangat berterimakasih kepada pihak yang telah membantu, karena kejadian ini adalah diluar kehendak kita,” ujarnya.

Masih KH Aly, sampai saat ini kita belum mengetahui pasti apa penyebab kejadian tersebut dan kita serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib.

“Kejadian ini sudah kita serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib.” pungkasnya. [Soprian]