PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Usai mendengar pidato Kepresidenan, Joko Widodo yang disiarkan secara live oleh beberapa stasiun televisi Nasional Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu langsung menutup Rapat Paripurna Pengumuman yang terencana, pada Jumat (14/8/2020) sekira pukul 10.30 WIB.

Melalui rapat paripurna itu, Joko Widodo memastikan perayaan HUT RI ke 75 di Indonesia pada 17 Agustus 2020 tidak seperti biasanya. Serta mengatakan, semestinya sejak dua minggu lalu berbagai lomba dan acara lain sebagai bentuk perayaan sudah berlangsung.

“Namun semua itu sekarang tak bisa dilakukan karena Indonesia sedang terkena pandemi Covid-19,” kata Presiden RI.

Kendati demikian, pria bertubuh ramping itu tetap mengingatkan agar masyarakat Bumi Pertiwi tetap bersyukur. Terutama, terhadap kemerdekaan yang telah diraih dan dipertahankan semua elemen hingga detik ini.

“Semua ini tidak boleh mengurangi rasa syukur kita,” ucapnya.

Mantan Walikota Surakarta itu juga mengingatkan bahwa target pemerintah saat ini bukan hanya sekedar keluar dari pandemi Covid-19 dan krisis yang ditimbulkannya.

“Langkah kita adalah melakukan lompatan besar memanfaatkan momentum krisis yang saat ini sedang terjadi,” sampai Jokowi.

Jokowi juga berharap agar rakyat tetap kompak menjadikan Indonesia setara dengan negara-negara maju.

“Jangan ada yang merasa paling benar sendiri, dan yang lain dipersalahkan. Jangan ada yang merasa paling agamis sendiri. Jangan ada yang merasa paling Pancasilais sendiri,” beber Jokowi.

Berdasarkan pantauan jurnalis, agenda rutin tahunan berupa karnaval, pawai, termasuk lomba drum band pun tahun ini ditiadakan untuk mencegah penyebaran covid-19.

Pun demikian, meski digelar dengan lebih sederhana dan minimalis, perayaan kemerdekaan Republik Indonesia tetap harus khusyuk dengan menjaga semangat, gairah, dan kreativitas masyarakat sembari tetap mengikuti protokol kesehatan untuk meminimalisir penularan covid-19.

Adapun agenda Rapat Paripurna yang digelar DPRD Provinsi Bengkulu, yaitu mengikuti sidang tahunan MPR RI dan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI. Dalam rangka HUT ke-75 RI, pada sidang bersama MPR – DPD RI dan penyampaian pengantar atau keterangan pemerintah atas RAPBN tahun anggaran 2021 beserta nota penjelasannya. [Alfi]