PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Tidah hanya membicarakan soal program-program kebahagiaan yang menyentuh hati masyarakat, bahkan Wakil Walikota juga hadir ditengah-tengah masyarakat saat ada yang tertimpa musibah seperti meninggal dunia.

Selain hadir dan membicarakan program-program, Dedy Wahyudi juga hadir ditengah-tengah masyarakat yang sedang mendapatkan musibah, seperti Almarhumah Nur Azani binti Zainul di Jalan Hibrida 4 RT 8 Kelurahan Sidomulyo. Almarhumah meninggal Rabu (12/8/2020) pukul 23.12 WIB.

Almarhumah Nur Azani binti Zainul meninggal menginjak usia 74 tahun, meninggalkan 1 orang suami, 4 orang anak, 4 orang menantu dan 11 cucu. Mendapatkan informasi tersebut Dedy Wahyudi langsung menghadiri hingga mengantarkan ke pemakaman.

“Saya atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Bengkulu turut berduka atas wafatnya Ibu Nur Azani. Walikota Bengkulu Helmi Hasan juga menitipkan salam dan menyampaikan turut berduka cita. Semoga Almarhumah khusnul qotimah, amin,” ungkap Dedy, Kamis (13/8/2020).

Pemerintah, sambung Dedy juga akan segera membuatkan akta kematian terhadap Almarhumah Nur Azani binti Zainul sesuai program dan visi-misinya Pemkot Bengkulu Religius dan bahagia.

“Nanti, setelah selesai proses pembuatannya Akta Kematian nya akan kita langsung antar, dan insyaallah dimalam ketiga akta tersebut sudah selesai” pungkasnya. [Soprian]