PedomanBengkulu.com, Bengkulu Tengah – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Selasa (22/9/2020) pagi melaksanakan swab terhadap 100 orang, diantaranya 69 Tenaga Kesehatan (Nakes) dan 31 warga Kecamatan Karang Tinggi. Kemudian meskipun sudah melakukan swab terhadap 100 orang, RSUD sudah menjadwalkan dalam Minggu untuk melakukan swab lanjutan terhadap beberapa orang lagi yang berkontak langsung dengan pasien positif.

Kepada awak media Direktur RSUD Benteng, dr. Listikarini Hillen Widiastuti menjelaskan, kalau untuk hari ini sebanyak 100 swab yang diadakan terdiri dari 69 Nakes dan 31 warga. Dan untuk 69 Nakes ini sendiri terdiri dari, Nakes Puskesmas Karang Tinggi sebanyak 24 orang, kemudian dari Nakes RSUD ada 33 orang, selanjutnya Nakes puskesmas ujung karang ada 11 orang dan terakhir Nakes puskesmas sukarami ada 1 orang.

“Kemudian 31 warga tersebut usulan dari Puskesmas dari Karang Tinggi. 100 orang yang menjalani swab ini merupakan hasil tracking contact dan terindikasi pernah berkontak erat dengan tujuh pasien yang terkonfirmasi positif covid 19. Tujuh orang tersebut dua dari warga Dusun Baru II, Dua Nakes Puskesmas Karang Tinggi dan Tiga Nakes RSUD,” ungkapnya.

Dia menambahkan, untuk hasil swab ini perkiraan akan keluar dalam waktu satu atau dua minggu kedepan. Hal ini dikarenakan saat ini di Labkesda Provinsi saat ini sudah banyak sekali sampel swab yang mengantri akan diperiksa. Apabila dalam 100 orang yang sudah diswab ini ada yang positif lagi kedepannya, maka akan dilakukan tracing contact kembali.

“Semoga untuk Benteng ini kedepannya tidak ada lagi penambahan pasien yang positif Covid 19. Kedepannya kita juga akan meningkatkan lagi kewaspadaan terhadap nakes-nakes yang bertugas, karena saat ini sudah ada nakes kita yang terpapar covid 19,” jelasnya.

Lanjutnya, meskipun sudah melakukan 100 swab, pihak RSUD juga sudah menjadwalkan kembali untuk melakukan swab lanjutan, karena swab yang sudah dilakukan oleh RSUD Benteng saat ini belum mencakup semua yang masuk kedalam tracking contact. Hal ini dikarenakan memang ada keterbatasan logistic atau alat swab yang diberikan Dinkes Provinsi kepada pihak RSUD Benteng, makanya swab dilakukan bertahap.

“Selain itu kita hari ini (kemarin,red) juga baru mendapatkan surat pengajuan swab lagi dari puskesmas. Hari ini kita akan kembali mengajukan surat kepada Dinkes Provinsi untuk permintaan logistik pengambilan sampel swab sebanyak 100. Kemudian untuk swabnya kemungkinan akan dilaksanakan antara hari Kamis atau Jumat,” tutup Hillen. [Hendri Suwi]