ilustrasi (Foto: nst.com)

PedomanBengkulu.com, Seluma – Kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh orang dekat di dalam keluarga kembali terjadi. Kali ini seorang ayah tiri berinisial S-T (44) warga salah satu desa di kecamatan Ulu Talo kabupaten Seluma diamankan polisi, karena diduga melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap korban yang masih dibawah umur.

Kejahatan seksual tersebut berawal dari laporan ayah kandung korban, yang melihat korban sedang bersama ayah tirinya di dapur rumah pada (31/8/2020) lalu. Setelah ditanyai, akhirnya korban mengaku baru saja mendapat perlakuan tidak senonoh dari ayah tirinya.

“Saat korban kembali diminta bercerita pada 21 September 2020, korban mengaku telah mendapat perlakukan tidak senonoh dari ayah tirinya sebanyak tiga kali,” jelas Kapolsek Talo, Iptu Sodri (27/9/2020).

Polsek Talo yang mendapat laporan dari ayah kandung korban, saat ini telah mengamankan pelaku. Pelaku saat ini sedang dalam proses pemeriksaan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku sudah kami amankan beserta barang bukti,” jelas Sodri.

Pelaku dikenakan Pasal 76 D UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 tahun 2002, tentang perlindungan anak Jo Pasal 81 ayat (I) dan (2, UU No 17 tahun 2016 tentang penetapan perpu No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. [IT2006]