Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong- Beberapa hari belakangan ini, belasan pemilik Rekening di Bank BRI Cabang Curup mengaku kehilangan uang dari rekening miliknya. Salah satu Sumber Pedomanbengkulu.com yang meminta namanya tidak dipublish, pemilik rekening BRI cabang Curup mengaku telah kehilangan sejumlah uang dari rekeningnya tanpa melakukan transaksi. Terkait dengan kejadian tersebut, Kepala BRI Cabang Curup David A Saxono membenarkan kejadian tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan pimpinan Bank BRI Pusat.

“Iya benar, kita sudah menerima 14 laporan dari nasabah kita yang mengaku kehilangan uang dari rekening mereka. Kita dari pihak BRI meminta maaf atas kejadian ini. Nilai tabungan masing masing nasabah yang hilang ini berpariasi, paling banyak Rp8 juta. Untuk total yang dilaporkan hilang tersebut Rp40 juta,” kata David.

David menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan tim IT BRI Pusat terkait kejadian ini.

“Kita sudah menanyakan ke IT Pusat terkait kejadian ini apakah karena ada Pengembangan System atau hal lain. Namun kita belum memperoleh infomasi yang jelas apa yang terjadi. Kita juga sudah meneliti secara Internal, dari 14 nasabah yang melapor tadi, kita mendapati nasabah yang terdebit Rekeningnya tersebut, kartu ATMnya belum ber-chip atau masih menggunakan jenis kartu Magnetik Stripe. Dugaan sementara pembobolan rekening nasabah kita ini diduga melalui pencurian informasi dari kartu kredit dan debit atau skimming card. Jadi ini terjadi di nasabah pemilik rekening yang kartunya itu belum ber-chip,” kata David.

David menyampaikan kalau kejadian ini merupakan skimming card, maka pihak BRI akan melakukan penggantian terhadap kehilangan saldo yang ada di rekening.

“Untuk informasi, kami sudah berkoordinasi dengan BRI Pusat, kalau ini skimming card ke nasabah dan nasabah sudah komplain ke kami, nanti dari kami akan menginput ke sistem melaporkan ini ke kantor pusat. Jika ini benar-benar ini kasus skimming card akan ada penggantian. Makanya untuk nasabah yang rekeningnya terdebit tanpa sepengetahuan nasabah, mohon melapor ke BRI unit terdekat dengan membawa buku tabunganya maupun kartu ATMnya nati kami akan tindak lanjuti,” jelas David.

Kacab BRI Curup juga mengimbau kepada nasabah BRI yang masih menggunakan kartu ATM Magnetik Stripe untuk melakukan penggantian kartu ATM ber-chip

“Beberapa tahun terakhir ini kita sudah meminta agar nasabah melakukan penggantian kartu ATM dari jenis Magnetik Stripe ke kartu ATM Chip karena tingkat pengamanan ATM Chip lebih baik dari kartu Magnetik Stripe ini. Kedepannya kita juga akan terus mensosialisaikan penggantian kartu ATM milik nasabah dari jenis ATM Magnetik Stripe ke Kartu ATM Chip. Cara yang akan kita lakukan mulai dari mendatangi nasabah, menyebarluaskan pengumuman maupun pada saat Nasabah melakukan transaksi ke seluruh kantor BRI,” tambahnya.

David juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pengamanan ATM dengan melakukan pengecekan secara Rutin dari jam ke jam. David menduga tindakan Skimming Card ini bukan di ATM BRI.

“Kami Secara Rutin melakukan patroli ke seluruh ATM, baik yang piket malam maupun siang. Patroli ini untuk memastikan tidak ada kendala di mesin ATM, selain itu kita juga melakukan pengecekan atribut-atribut di seluruh ATM yang menempel bukan dari BRI. Kami mencurigai ada nasabah yang melakukan transaksi di tempat lain,” kata David. [Julkifli Sembiring]