Pedomanbengkulu.com, Bengkulu Utara – KPU Kabupaten Bengkulu Utara menyatakan bakal pasangan calon tunggal bupati dan wakil bupati Bengkulu Utara, Mian dan Arie Septia Adinata belum memenuhi syarat pencalonan. KPU meminta bapaslon tunggal untuk segera memperbaiki berkas dengan batas akhir hari ini Minggu (20/9/2020) pukul 24.00 WIB.

Disampaikan Plt Ketua KPU Bengkulu Utara, Suwarto, SH pada Jumat 18 September 2020 lalu, bahwa dari hasil verifikasi KPU Bengkulu Utara berkas pasangan Mi’an-Arie dinyatakan belum memenuhi syarat.

“Dari hasil penelitian kelengkapan dokumen persyaratan, berkas pasangan ini (Mian-Arie, red) belum memenuhi syarat,” jelas Suwarto.

Ditambahkan Suwarto, ada beberapa berkas paslon yang belum terpenuhi yaitu legalisir pada ijazah SMA yang dimiliki bakal calon Wakil Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata.

“Ijazah dari yayasan seharusnya legalisir harus dilegalisir dari Dinas Pendidikan,” imbuhnya.

Selain legalisir ijazah, berkas yang dikembalikan yaitu terkait dengan nama di Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang berbeda dengan nama yang ada di lembar ijazah.

“Dan terkait dengan nama, di KTP tertulis Arie Septia Adinata namun di ijazah tertulis Arie Septi Adinata. Maka dari itu hal ini harus diperbaiki. Kita memberikan waktu selama 3 hari untuk perbaikan kelengkapan dokumen persyaratan bakal calon tersebut sesuai dengan SK KPU nomor 242 tahun 2020,” pungkasnya. [Sugeng]