PedomanBengkulu.com Rejang Lebong – Bank Rakyat Indonesia Cabang Curup hingga pertengahan September 2020 telah menyalurkan Rp 3,4 Miliar untuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro. Disampaikan Kepala Cabang BRI Curup David A Saxono, program KUR Super Mikro BRI diimplementasikan pada akhir Agustus 2020 dengan tujuan untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi pada triwulan III 2020.

“Program KUR Super Mikro ini sudah kita salurkan kepada 342 pelaku usaha dengan nilai Rp 3,272 miliar. Penyaluran KUR Super mikro yang sudah kita laksanakan ini merupakan tertinggi diwilayah kerja Kanwil BRI Lampung,” kata David, Senin (21/9/2020).

David menjelaskan KUR Super Mikro ini merupakan kredit dengan limit pembiayaan Rp 10 juta dan bunga nol persen hingga 31 Desember 2020.

“Bunga hingga bulan Desember disubsidi oleh Pemerintah, nah nasabah baru dikenakan bunga mulai awal tahun 2021 dengan bunga hanya 6 persen setahun. Bank BRI tidak menetapkan syarat minimal keberjalanan usaha selama enam bulan untuk menerima KUR ini,” kata David.

Bank BRI, Lanjut David, memberikan bantuan Kredit Usaha Rakyat Super Mikro khusus bagi nasabah baru yang belum pernah mengajukan kredit. KUR ini diberikan kepada ibu rumah tangga pemilik usaha produktif dan pegawai korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Syarat penerima KUR Super mikro ini yakni mengikuti program pendampingan, tergabung dalam kelompok usaha, atau memiliki anggota keluarga yang telah memiliki usaha. Sedangkan bagi pegawai korban PHK dapat menerima bantuan ini jika memiliki usaha kurang dari tiga bulan atau usaha yang baru dimulai,” pungkas David. [Julkifli Sembiring]